Tips Belajar Investasi Saham Bagi Pemula

   
Investasi merupakan suatu komitmen yang dilakukan saat ini dengan harapan memiliki keuntungan pada masa mendatang. Kegiatan investasi akan terus meningkat seiring berkembangnya kesempatan kerja dan kegiatan ekonomi serta meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat.

Investasi terdiri atas investasi langsung dan tidak langsung. Investasi langsung merupakan pembeli aktiva keuangan yang langsung diperjualbelikan melalui pasar uang, pasar turunan maupun pasar modal. Sedangkan investasi tidak langsung merupakan pembelian surat yang berharga dari perusahaan investasi. Investor pemula saat ini sudah banyak mengingat manfaat investasi yang cukup banyak.


Berikut adalah manfaat melakukan investasi:



  1. Dapat meningkatkan nilai aset maupun kekayaan yang tidak terbatas baik untuk properti maupun gedung. Uang yang digunakan sebagai investasi termasuk dalam aset. Aset berupa hal yang disisihkan untuk dikembangkan lebih banyak.
  2. Merdeka secara finansial dimana kebutuhan sehari-hari akan terpenuhi tanpa harus melakukan usaha yang cukup keras, aset ini akan memberikan uang melalui rekening dari keuntungan yang diperoleh.
  3. Investasi merupakan cara yang tepat untuk terhindar dari inflasi yang dapat melemahkan daya beli masyarakat dan berpengaruh langsung terhadap perekonomian suatu negara.
  4. Investasi merupakan persiapan masa depan yang lebih cerah, terutama berada di usia senja yang membuat penghasilan menjadi berkurang.


Untuk belajar investasi pemula maka sebaiknya terlebih dahulu mempelajari mengenai investasi saham. Mulai dari esensi dari investasi hingga berbagai perspektif dari saham itu sendiri.

Dasarnya adalah berinvestasi melalui usaha atau bisnis yang dilakukan dan saham sebagai bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan. Salah satu cara yang mudah adalah mengelola reksadana saham.

Untuk pemula dapat memilih saham bile chip yang merupakan saham dari suatu perusahaan dengan kualitas terbaik dalam bursa jual. Saham ini aman dan lebih stabil memberikan keuntungan kepada investor.

Untuk mengelola investasi saham maka lakukanlah diversifikasi investasi dengan tidak menempatkan semua uang pada saham. Sebab jika terjadi krisis pada pasar saham sehingga simpanan akan tetap bertahan pada instrumen lainnya. 

Investasi saham ini merupakan salah satu investasi untuk jangka panjang dengan jaminan yang terus berkembang.

Sudah siap berinvestasi? 



10 komentar:

  1. Infonya menarik nih. Sayang engga lengkap, saham seperti apa yang sebaiknya dipilih. Aku belum berani sih kalua saham. Paling reksadana. Eh ini saham juga bukan?

    BalasHapus
  2. Penasaran sama jenis-jenis saham yang bagus untuk inves.
    Pingin tahu juga tentang diversifikasi investasi.
    Huaaa banyak penasarannya saya mah...

    BalasHapus
  3. Ilmu baru buat saya nih Mbak tentang saham. Macam-macam saham yang cocok buat investasi yang seperti apa ya Mbak?

    BalasHapus
  4. Aku belom banyak melakukan investasi mba. Hanya mulai menabung emas sedikit saja. Sisanya masih berupa tabungan dan doa wkwkwkwk.

    BalasHapus
  5. Saya lagi tertarik belajar soal investasi kebetulan banget Mba Qoty nulis tentang ini. Kalo boleh request, Next nulis lagi ya mba yang bahas jenis jenis investasi saham.

    BalasHapus
  6. Saya tertarik investasi tapi jujur masih ragu kalau soal saham, karena belum terlalu paham. Tadi udah klik link nanti dibaca lagi lebih cermat. Thanks ya mbak sharing nya

    BalasHapus
  7. Saham ini merupakan investasi yang masih sangat sepi peminat dari masyarakat kita. Sejauh ini, investor saham berasal dari dana asing. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya informasi dan sosialisasi. Dulu sih begitu. Tapi sekarang sudah semakin banyak pihak yang menggalakkan gemar menabung saham.

    BalasHapus
  8. Setuju, Bunda Qoty, kita harus punya diversifikasi investasi.
    Saham termasuk instrumen highrisk kan ya. Baik sekali kalau kita punya backup instrumen lain. Ditunggu kelanjutan series investasi ini ya, Bun.

    BalasHapus
  9. Terima kasih infonya, tp sayangnya kurang detail. Saya pernah sampai beli buku ttg hal tersebut, saking pengen taunya. Tapi tetap ga berani main saham. Tq

    BalasHapus
  10. Aku suka investasi, tapi belum berani merambah saham. Mungkin kalo ada yang memandu atau membimbing, mau juga sih mencoba inves saham.

    BalasHapus