Tampilkan postingan dengan label Finance. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Finance. Tampilkan semua postingan

Hampir sepuluh tahun sudah aku berumah tangga. Namun hidupku masih begini-begini aja. Suami seorang karyawan di lembaga swasta, sebuah yayasan pendidikan di Jawa Barat. Aku, seorang ibu tiga anak yang tadinya hidupku hanya mengurus rumah tangga. Hidupku terasa flat, tak berarti. Hingga akhirnya aku nonton bluMusical pekan lalu. Event itu menyadarkanku bahwa kita semua pantas bermimpi. Mimpi itu pun semestinya dipegang dan diupayakan agar bisa terwujud. 




Setiap hari yang kupegang seputar kebutuhan suami, anak-anak dan rumah saja. Aktualisasi diri? Apa itu? Aku seakan tak mengenal diriku lagi. Pengalaman kerja? Minim sekali. Karena aku menikah saat masih kuliah di semester tujuh dan setelah lulus belum pernah bekerja di luar rumah. 

Apalagi bekerja kantoran. Sama sekali belum pernah. So, bisa dibilang aku belum pernah punya gaji tetap. Pernah mengajar, namun hanya 1-2 tahun saja dan itupun di yayasan tempat kami tinggal. 

Kami hidup disini sejak awal pernikahan. Dari mulai bergaji ratusan ribu, seiring berjalannya waktu naik sedikit demi sedikit hingga saat ini memiliki gaji satu digit. Alhamdulillah.

Bagaimana Mengatur Finansial Rumah Tangga

Selama ini kami hidup dengan cukup, Alhamdulillah. Pas-pasan. Pas lagi butuh, pas ada. Keuangan tidak diatur dan direncanakan dengan baik. Semuanya mengalir saja bagaikan air. 

Alhamdulillah, kami tidak terlalu banyak pengeluaran rutin bulanan karena kami tinggal di lingkungan pesantren jadi tidak perlu membayar listrik dan air tiap bulan. Namun herannya, entah mengapa kami tidak pernah bisa menabung. 

Ketika butuh suatu barang elektronik misal mau ganti hp karena rusak, butuh kulkas, mesin cuci atau apapun. Jika sedang tidak ada uang, kami menabung berbulan-bulan. Atau pinjam uang saudara dulu, untuk dicicil tiap bulan dari uang gaji. 

Lima Tahun Pertama Pernikahan 

Kata orang, lima tahun pertama pernikahan itu masa-masa krusial yang penuh badai menerjang. Jika yang kurasakan, ya memang benar adanya. Namun, setelah lima tahun pertama pun masih ada aja kok angin yang menerpa, meski tak sekencang badai di lima tahun pertama, termasuk masalah finansial ya. 

Ada pepatah yang mengatakan, lelaki itu mulai mapan setelah 10 tahun pernikahan. Betulkah? Entah ya, karena usia pernikahan kami baru akan menginjak 10 tahun, belum melewati. Bagaimana kondisi finansial kami saat ini? Belum bisa dibilang mapan juga. Hehe 

Masihkah Mungkin Mencapai Impian? 

Inilah kesalahanku. Melihat dan menjalani hidupku yang seperti ini, aku seakan takut bermimpi. Aku merasa, gak akan bisa mencapai impian itu karena aku hanya seorang ibu rumah tangga biasa yang nggak punya penghasilan. Jualan online pun ya gitu-gitu aja. Hasil ya habis untuk kebutuhan sehari-hari. 

Anak pertama dan kedua sudah mulai sekolah dasar dan tinggal di pesantren. Otomatis pengeluaran bertambah. Namun pemasukan? Masih sama. Disinilah aku putar otak. Bagaimana caranya agar pemasukan bertambah, bahkan berkali lipat agar semua pengeluaran dapat tertutupi dan tetap bisa menabung

Bagaimana Caranya Meraih Impian Di Tengah Ritme Kehidupan Berumah Tangga Yang Cukup Padat? 

Aku sadar, setelah melihat di medsos, melihat secara langsung, teman-temanku rata-rata sudah pada punya tempat tinggal sendiri. Ada yang menikah sudah hampir 10 tahun sepertiku, ada yang baru 5 tahun, bahkan ada yang sebelum menikah sudah mempersiapkan rumah tinggal sendiri. Sementara aku? 

Mereka pun mendapatkan rumah impiannya dengan barbagai cara. Ada yang tanahnya diberi orangtua, mereka membangun rumah sendiri. Ada yang memang beli tanah dan rumah dari hasil kerja keras sendiri. Ada yang beli rumah cash bertahap, ada yang mengajukan KPR. Pada akhirnya saat ini mereka sudah menempati rumah tinggal sendiri, yang nyaman sesuai dengan impian mereka. 

Karena itulah, aku mulai bangkit. Bismillah, aku terus bergerak, berusaha. #YangPentingLakuin apa aja yang aku bisa lakukan. Aku bisa nulis, maka aku bikin blog, mengajukan blogku untuk kerjasama dengan klien. Mengajukan diri untuk membantu menuliskan teman sebuah caption, copywriting, dan lain sebagainya. Aku punya medsos, aku promosikan apapun di medsos, hingga kembali memulai jualan online, menekuni dan mengembangkannya. 

Aku yakin segala usahaku ini akan berkembang, makin maju dan menghasilkan cuan tak hanya untuk sekedar mencukupi kebutuhan rumah tangga kami. Namun juga meraih impian kami, memiliki rumah tinggal sendiri dan nyaman. 

Yang penting dalam berbisnis itu adalah #MulaiLangkahmu. Kalo sudah memulai, insya Allah bakalan ada aja jalannya untuk terus melanjutkan dan mengembangkannya. Tetap semangat, ya. 

Berkat bluMusical Tak Ragu Lagi Raih Mimpi 

Salah satu trigger aku untuk kembali memancang impianku dan berupaya mewujudkannya adalah nonton bluMusical yang diselenggarakan oleh blu by BCA Digital 17 Agustus lalu. 

Malam itu aku nonton secara streaming di channel youtube blu by BCA Digital. Kamu, ada yang nonton juga? 

Awalnya kupikir bluMusical ini semacam drama musikal yang yah, seperti biasanya. Namun ternyata berbeda. Benar-benar edukasi yang dikemas dengan musik. Apalagi dibawakan oleh Yura Yunita beserta para dancer yang berperan sebagai millenial yang tersesat secara finansial hingga akhirnya mereka berada di zona blu. 

Ternyata seseru itu lho nonton bluMusical ini. Padahal kan itu mereka sedang iklan aka edukasi mengenai aplikasi blu by BCA Digital tapi kita yang nonton merasa asik aja, gak berasa lagi diiklanin. Bahkan manggut-manggut membenarkan karena jujur, aku mendapat banyak insight baru dari situ.

Punya target dan budget yang jelas itu penting banget  
 _Raymond Chin (CEO Ternak Uang) 

nonton bluMusical

Banyak yang senasib dengan aku juga. Tak mempersiapkan finansial dengan baik selagi muda. Masih suka mempergunakan uang sesuka hati. Ingin ini ingin itu ya dibeli tanpa memperhatikan itu kebutuhan atau keinginan. Hufth. 

Hingga akhirnya, menyesal deh. Usia udah mulai matang tapi kemapanan masih mentah. Hihihi. 




Buat kamu yang belum nonton bluMusical, nih coba deh ditonton ya!



 

Memang, ya. Setiap dari kita punya timeline hidupnya masing-masing. Ada yang sudah sukses secara finansial di usia 20-an, ada yang baru sukses ketika sudah usia 50 tahun ke atas. Ada yang betah jadi pegawai bertahun-tahun hingga pensiun ada juga yang memulai berbisnis untuk mencapai kebebasan finansial di target usia yang diinginkan. 

Semua tentu ada konsekuensinya. Yang penting mau memulai dan terus berusaha. Perlahan tapi yakin pasti akan ketemu jalannya. 


Durasi nonton bluMusical yang hanya 30 menit membuatku merasa "hah hanya segini aja?" Tapi ya memang meski singkat namun padat, jelas dan menohok. Lirik lagu, koreografi, hingga talkshow-nya pun senada seirama. Semua porsinya pas saling mengisi satu sama lain. 

Problem para millenial, dikemukakan semua dan diberi solusi yang mudah dan tepat. Saatnya masuk ke zona blu untuk mulai melangkah mewujudkan mimpi.  Apalagi blu adalah platform perbankan next generation yang sangat pas menemani millenial meraih impian.

Kiat Merancang Step by Step Raih Impian 

Nah, setelah nonton bluMusical kini saatnya kita take action #MulaiLangkahmu perlahan tapi pasti. Seperti aku, yang saat ini merintis bisnis camilan bertajuk Suqqy Tummy 'cemal cemil hepii'. Namun, aku yang dulu berbeda dengan aku yang sekarang. 

Tabungan Online blu
Pakai aplikasi blu untuk atur dan rencanakan finansial

Sekarang, keuangan bisnis kupisahkan dengan keuangan pribadi. Cash flownya pun harus jelas tercatat rapi. Dan lagi, laba jualan tiap minggu aku rekap dan setor ke rekening bluSaving. Ini penting nih, agar tabungan kita tidak diutak-atik untuk urusan lain. 

Tips Ala Aku: 

  • Tentukan apa impian kita
  • Tuliskan, kalo perlu tempel gambarnya di tembok yang biasa kamu lewati
  • Ada tindakan untuk mewujudkan. Misal nih seperti aku yang punya impian punya rumah sendiri tanpa pinjam bank. Maka aku udah mulai hunting tanah yang lokasinya sesuai dan harga terjangkau. Kemudian bilang ke penjualnya untuk minta tempo bayar misal 2 bulan. 
  • Selanjutnya berikhtiar. Usaha, kerja dan berdoa semaksimal mungkin. 
  • Afirmasikan terus impian kita agar semesta mendukung. 
  • Bersedekah, niatkan agar Allah mudahkan capai impian kita.
  • Atur arus kas keuangan agar jelas pos-posnya dan ada tabungan khusus untuk mewujudkan impian.

Mengenal Tabungan Online blu

Sebelum nonton bluMusical pekan lalu, aku sempat baca review salah satu teman mengenai aplikasi blu by BCA Digital ini. Dan wow, menurutku ini worth to download banget. Karena berbeda dengan rekening tabungan pada umumnya. 

Download Aplikasi blu


Hingga saat aku download aplikasi blu, wow first impressionnya oke banget. Proses buka rekening tabungan online blu mudah dan cepat. 

Fitur-fitur Pada Aplikasi blu by BCA Digital 

bluAccount 

Aplikasi blu by BCA Digital
bluAccount ini merupakan akun atau rekening kita. Bisa untuk menabung atau melakukan transaksi lainnya. 

bluSaving 

bluSaving

bluSaving ini rekening khusus untuk tujuan tertentu. Misal seperti aku yang ingin beli tanah. Maka aku buka bluSaving ini. So, uang untuk beli tanah tetap aman gak akan keganggu dengan keperluan lain. 

bluGether

Kalo rekening bluGether ini untuk akun yang bisa dikelola bersama. Misal patungan beli hadiah ulang tahun untuk orangtua atau ngumpulin dana arisan. Jadi semua member bisa tahu arus kas uang bersama tersebut. 
Tuh, rekening tabungan lain mana ada begini? 

bluDeposit

bluDeposit
bluDeposit ini seperti deposito pada umumnya. Kita bisa nyimpan deposito disini dengan jangka waktu tertentu sesuai keinginan. 

Tuh, fiturnya lengkap dan beda dari yang lain, kan? Makanya buruan deh kamu download aplikasi blu. 

Cara Mendaftar Akun dan atau Rekening blu 

Caranya mudah kok, kamu tinggal download saja aplikasinya. Berikut linknya ya: 

Unduh aplikasi blu di Playstore

Unduh aplikasi blu di AppStore


Setelah aplikasi terpasang di smartphone, maka buka aplikasi dan ikuti step-stepnya. Siapkan KTP dan NPWP kamu sebelum mendaftar ya. 

Cara Mendaftar
Step mendaftar blu by BCA Digital


Step terakhir, verifikasi data. Cek lagi pastikan data kamu benar semua, ya. 

Kemudian bersiap untuk video call dengan tim haloblu, ya.  Untuk video call ini bisa dilakukan pada pukul 06.00-22.00 wib. Dan pastikan kamu siapkan KTP ya. 


l
Ketika menuju step video call, ada kemungkinan antri, ya. Sabar aja. Saya kemarin kebagian antrian 30-an, tapi nunggunya cuma 5 menit aja. Dan ternyata proses verifikasi video call-nya pun sebentar banget. Karena hanya verifikasi muka dan KTP aja. 

Yeay! #MulaiLangkahmu bersama blu


Aplikasi blu by BCA Digital Solusi Atur Finansial Kaum Milenial 


Jangan merasa masih muda lantas berpikir nikmati aja dulu masa muda kita. Nabungnya ntar aja. Beli rumahnya besok aja. Investasinya kapan-kapan aja. Big No! 
Justru karena masih muda maka #MulaiLangkahmu sekarang. #YangPentingLakuin aja dulu sebisa kamu. 

Apa yang menjadi hobi dan passion kita pun bisa menghasilkan dan menjadikan kita sesuatu asal ditekuni dengan baik loh. Perlahan tapi pasti impian kita pun menjadi nyata. 
Yuk semangat yaa! 

So, kamu udah download aplikasi blu by BCA Digital belum? 












Sebagai seorang ibu rumah tangga, biasanya dirinyalah yang mengatur keluar masuknya keuangan rumah tangga. Meski tak memungkiri bahwa baik suami maupun istri sama-sama ada andil di dalamnya. Nah, terkadang ada saja kebutuhan mendesak atau tak terduga yang membutuhkan biaya cukup besar. Dalam hal ini seringkali terpikirkan untuk mengajukan pinjaman tanpa jaminan online. Apalagi saat ini semakin banyak platform yang menawarkan kemudahan ini. Namun, perlukah hal ini dilakukan?? 


Lihat Kemampuan Diri

Dalam formasi suami saja yang bekerja mencari nafkah sementara istri fokus mengurus rumah, seringkali ditemukan kenyataan besar pasak daripada tiang. Lebih besar pengeluaran daripada pendapatan. Apalagi jika memiliki anak lebih dari satu dan ada yang sudah sekolah. Dalam situasi ini umumnya sang suami akan mencari kegiatan lain di luar untuk menambah pemasukan atau bahkan si istri yang ikut serta membantu ekonomi keluarga. 

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menambah pemasukan ekonomi keluarga. Hal ini pun bisa dilakukan oleh suami maupun istri. Misalnya berdagang makanan, berjualan online secara dropship, reseller atau menjadi agen sebuah brand. Selain itu bisa juga menulis artikel dan mengirimkan ke media baik media online maupun offline bagi yang suka menulis. Atau menerima jasa design, jasa ketik, dan jasa yang lainnya sesuai keahlian yang dimiliki. 

Perlukah Mengajukan Pinjaman Secara Online? 

Tak jarang, kita terjebak dalam sebuah situasi yang cukup menyulitkan. Terutama dalam hal finansial. Misal, orangtua sakit, pendidikan anak naik tingkat ke jenjang yang lebih tinggi, atau untuk menambah modal usaha. Jikapun ingin mengajukan sebuah pinjaman untuk memenuhi kebutuhan yang cukup mendesak, tidak apa-apa asalkan tetap dalam batas kemampuan diri kita. 

Biasanya ada beberapa pilihan pinjaman yang bisa kita ajukan. Diantaranya pinjaman kepada saudara, pinjaman kepada lembaga atau bank dan pinjaman secara online, Semua ada plus-minus nya. 

Meminjam kepada saudara, iya kalau saudara lagi ada simpanan, kalau nggak ada? 

Meminjam kepada lembaga atau bank biasanya banyak syarat yang mesti dipenuhi dan berkas-berkas yang harus disiapkan. Setelah itupun tidak langsung disetujui karena harus ditinjau dulu. Prosesnya terkadang memakan waktu yang cukup lama. 

Sedangkan meminjam secara online umumnya hanya membutuhkan foto dan data sesuai ktp saja dan proses pengajuannya pun mudah. 

Jadi, sebelum memutuskan untuk meminjam dana secara offline maupun online kita perlu mempertimbangkan betul urgensi nya. Serta plus minusnya

Jeli Memperhatikan Platform Pinjaman Online 

Banyaknya platform pinjaman online di luaran sana membuat kita yang ingin mengajukan pinjaman harus waspada dan jeli memilih platform mana yang akan kita bidik. Tips utama adalah pastikan platform tersebut sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kamu bisa cek di CekAja.Com untuk pelayanan dari berbagai platform yang ada. 

CekAja ini merupakan portal layanan informasi dan perbandingan yang netral dan terpercaya untuk membantu kita membuat keputusan finansial yang tepat. 

Melalui situs ini kita bisa memilih dan membandingkan berbagai pilihan produk finansial dan asuransi secara cepat, mudah dan singkat. Sehingga kita tidak salah pilih dan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan.

Kelebihan Menggunakan CekAja.Com

Diantara beberapa kelebihan platform CekAja.Com yakni:

  • Kualitas Oke
Tersedia berbagai pilihan produk terbaik sekaligus cara apply yang mudah. Sangat membantu kita memilih produk finansial sesuai kebutuhan
  • Layanan Prima
Bisa konsultasi dengan konsultan CekAja yang ramah dan profesional. Sehingga dapat meningkatkan kemungkinan persetujuan setiap aplikasi yang diajukan
  • Keamanan Terjaga
Kerahasiaan dan keamanan data pelanggan terjaga dengan baik. Tidak disebarluaskan tanpa persetujuan pelanggan
  • Selalu Terdepan
Tersedia berbagai fitur dan mesin perbandingan yang semakin memudahkan pelanggan menemukan produk yang sesuai kebutuhan
  • Terdaftar di Bank Indonesia
  • Tercatat di OJK 
CekAja.Com ini didukung oleh sejumlah mitra bank terbaik dan lembaga asuransi terpercaya di Indonesia. Karenanya, produk dan layanan CekAja senantiasa diperbaharui dan diperluas untuk mencakup segala jenis kredit, asuransi, tabungan, investasi dan produk finansial lainnya. 

So, kamu udah ceki-ceki di CekAja belum? Segera dicek, ya! 













Halo sobat traders, kali ini kami ingin membahas bagaimana cara menciptakan komunitas trader yang bisa sobat gunakan untuk membangun jaringan koneksi yang baik antar trader, dan menciptakan ekosistem trader yang sehat, saling membantu, dan bisa menjadi suatu platform bisnis yang hebat. Sebagai salah satu contoh, kami akan membahas tentang salah satu forum trader yang sedang hits saat ini di Indonesia yaitu Traderhub. 


Membangun komunitas trader


Traderhub merupakan salah satu komunitas trader terbaik yang ada di Indonesia yang tidak hanya sebagai tempat kumpul, tapi juga menyediakan fasilitas edukasi, bimbingan, dan layanan private consultation.


Lantas, bagaimana cara membangun komunitas trader Anda sendiri?


Ada 5 cara menurut salah satu pakar di Traderhub yang bisa Anda praktekkan sendiri dalam membuat komunitas trader yang baik dan profesional, yaitu:

Membangun Brand Image

Sebelum membuat komunitas, buatlah sebuah perencanaan brand untuk komunitas kamu di awal. Kamu tetapkan visi dan misi komunitas kamu, mau dibawa ke arah mana, mau dibuat menjadi komunitas seperti apa, dan tentukan logo nama yang sesuai dengan identitas komunitas kamu.

Menyiapkan aset digital

Contoh aset digital yang populer digunakan di tahun 2021 sebagai wadah komunitas contohnya Telegram, Whatsapp Grup, Facebook grup. Sebaiknya, kalian pilih salah satu platform saja supaya semua bisa termaintenance dengan baik. Jangan langsung menggunakan semua platform, mulainya secara bertahap step by step. 

Jika ingin membuat forum pembahasan trading seperti traderhub, tentunya kamu harus memiliki pengetahuan tentang pembuatan forum yang pastinya lebih sulit dibanding kamu membuat grup telegram. Make it simple, make it happen!


Siapkan artikel edukasi


Sebuah komunitas yang baik, tentunya tidak hanya sekedar komunitas, tapi juga menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan. Untuk membagikan pengetahuan trader, langkah paling mudah adalah membuat kelas tutorial melalui text atau video yang bisa diupload di platform seperti youtube. Dengan membuat video-video edukasi tentang trading, maka member-member yang baru bergabung akan sangat terbantu dengan video video edukasi yang dibagikan. Alangkah baiknya, jika sudah membuat kelas edukasi, sering-seringlah di share dan perbesar komunitas kalian dengan berbasis edukasi. Bukan hanya profit oriented.


Rekrut mentor trading


Sebuah komunitas trader, pastinya tidak hanya terdiri dari para trader. Tentunya ada juga yang berperan sebagai mentor/edukator, yang bisa membantu mengajarkan para member di komunitas pengetahuan tentang trading, baik itu tentang trading di perdagangan market mata uang, komoditas, atau di market index. 

Mentor inilah yang akan menjadi ujung tombak komunitas kalian nanti, karena dengan adanya mentor, tentunya akan ada proses pembelajaran yang terjadi setiap hari, dan aktivitas di komunitas akan semakin dinamis dan menyenangkan.

Buat perencanaan gathering antar komunitas


Sebuah komunitas belum bisa dikatakan komunitas, jika tidak ada interaksi langsung antar membernya. Baiknya, rencanakanlah di kemudian hari acara gathering, kumpul bareng, trading bareng, analisa bareng, atau sumbangan bersama yang nantinya akan mempererat hubungan antara sesama di komunitas. 

Trading bukan hanya sekedar mencari profit semata, tapi membangun ikatan emosional dan saling membantu satu sama lain.

Nah, contoh-contoh di atas adalah tips dan trik yang bisa kamu praktekkan jika kamu berniat membuat komunitas trading kamu sendiri. 

Ingat, dunia trading itu tidak semudah yang kamu bayangkan. Untuk bisa sukses dari trading forex, kamu harus membentuk tim dan saling berbagi setiap harinya. Tanpa bantuan orang lain, tentunya akan lebih sulit mendapatkan konsistensi dalam profit.


Dari komunitas trading ini, tentunya akan banyak benefit yang bisa kamu dapat, seperti menjadi IB atau introducing broker, atau membuka kelas trading, membuka affiliate marketing untuk pelatihan trading, menjadi fund manager dari para member, atau menjadi market research provider untuk para trader yang membutuhkannya.














Dalam hidup ini, segalanya pasti membutuhkan uang. Dan ya, diantara kita ada yang mempunyai penghasilan cukup bahkan lebih untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun ada juga yang berpenghasilan kurang sehingga mesti mencari sumber penghasilan lain atau bahkan mengajukan pinjaman uang kepada pihak lain.


Maka, ilmu bijak mengelola keuangan ini penting untuk diketahui, terutama bagi yang sudah membina rumah tangga. 



Finansial


Hal-hal mengenai peruntukan gaji, perlukah mengajukan pinjaman uang, dana darurat dan lain sebagainya sudah mesti didiskusikan sejak awal menikah. Agar rumah tangga tetap tenang menjalani kehidupan yang penuh dengan misteri ini. 


Prinsip Dasar Dalam Berumah Tangga 


Sebenarnya prinsip dasar dalam rumah tangga ini adalah rasa percaya. Jika ada rasa percaya antara satu sama lain, maka segala sesuatunya akan lebih nyaman. 


Tidak ada kebohongan, tidak ada yang ditutupi. Semuanya terbuka, mengenai pekerjaan, gaji, asal pendapatan lain beserta semua pengeluaran. 


Siapa Yang Berhak Mengelola Keuangan Rumah  Tangga? 


Karena sudah saling percaya, saatnya mengelola keuangan rumah tangga berdua. Atau jika lebih percaya ke salah satu pasangan, tak apa. Percayakan saja padanya untuk mengelolanya. Asalkan tetap terbuka kemana saja peruntukan semua pemasukan rumah tangga. 


Dan jangan lupa, tetap menyiapkan dana untuk mewujudkan impian berdua. Bisa dengan menabung atau berinvestasi mulai saat ini. 


Peruntukan Gaji


Mengenai cara mengelola gaji yang ideal ini tergantung dari kecermatan dalam mengaturnya berdasarkan kesepakatan bersama. 


Namun sebaiknya, dari sumber penghasilan utama, dalam hal ini gaji, itu dibagi yakni 30% untuk cicilan atau membayar hutang, 30% untuk menabung atau investasi serta 40% untuk berbagai pos kebutuhan hidup kita. 


So, penting digarisbawahi bahwa jika kita memiliki pinjaman uang pada pihak lain maka cicilan yang harus dibayar setiap bulannya tidak lebih dari 30% gaji kita. 


Perlukah Mengambil Pinjaman Dana Dari Pihak Lain? 


Mengenai pinjaman uang ini relatif, ya. Tergantung pola pikir dan bagaimana setiap pasangan mengelola keuangannya. 


Ada yang mempunyai impian punya rumah sendiri sebelum usia 30, misalnya. Maka mereka mengajukan KPR untuk membeli sebuah rumah yang diimpikan. 


Atau, perlu pinjaman uang untuk membangun rumah impian di tanah warisan orangtua. Merenovasi rumah orangtua, biaya pendidikan anak, biaya kesehatan, dan berbagai macam hal tak terduga lainnya yang membutuhkan biaya cukup besar.


Kebanyakan pasangan memutuskan untuk meminjam uang kepada pihak lain untuk memenuhi kebutuhan yang satu ini. Hal ini tentu tidak salah. Mengajukan pinjaman uang kepada pihak bank, misalnya, maupun kepada pihak lain bukan sesuatu hal yang buruk asalkan sesuai kemampuan membayarnya. 


Meminjam uang boleh-boleh saja asalkan dibayar. Yang tidak boleh sudah tentu jika meminjam uang tapi tidak dibayar. Betul? 


Nah, dalam meminjam uang pun ada etikanya. Banyak pula yang patut dipertimbangkan sebelum mengajukan pinjaman uang. Yakni

  • Pastikan bahwa kebutuhan tersebut cukup mendesak. Jangan sampai meminjam uang apalagi dalam jumlah yang cukup besar hanya untuk hal konsumtif
  • Keadaan finansial kita pun baik dan mampu mengembalikan pinjaman dalam jangka waktu yang ditentukan
  • Memeriksa dan membandingkan besar bunga yang ditetapkan juga penting, loh. Sebaiknya pilih yang menetapkan bunga lebih kecil dan suku bunga tetap
  • Cek dan ricek kredibilitas pihak yang akan dipinjami. Pastikan terlebih dahulu bahwa pihak tersebut dapat dipercaya dan bekerjasama dengan baik 

Semua faktor di atas penting untuk ditinjau terlebih dahulu. Jika pun memang harus mengajukan pinjaman uang, maka pastikan pihak yang meminjamkan kredibel. Bisa dicek di CekAja.com karena disana banyak banget informasi mengenai berbagai masalah finansial rumah tangga. Banyak juga pilihan solusi yang ditawarkan. Kita hanya tinggal memilih mana yang paling tepat dan cocok untuk kita. 


Kelebihan Akses CekAja.com Untuk Masalah Finansial


Ada berbagai keuntungan mengakses CekAja.com. Diantaranya: 
  1. Prosedur pengajuan praktis dan mudah karena dilakukan secara online
  2. Berbagai kebutuhan mendesak yang membutuhkan dana tunai dapat terpenuhi melalui solusi yang ditawarkan
  3. Pencairan dana relatif lebih cepat
  4. Besarnya cicilan ringan
  5. Bunga yang ditawarkan kompetitif

Umumnya, kita meminjam dana lebih untuk kebutuhan yang besar. Seperti biaya pendidikan anak ke jenjang yang lebih tinggi, pengadaan kendaraan, membangun atau renovasi rumah maupun dana darurat ketika sakit.


Maka, mengambil keputusan seperti ini pun tetap harus cermat dan hati-hati agar tetap sesuai kemampuan dalam membayar pinjaman uangnya.

Pentingnya Dana Cadangan


Selain pinjaman uang, sebenarnya kita bisa saja menggunakan dana cadangan yang memang disimpan untuk kebutuhan mendesak. Inilah pentingnya kita memiliki dana cadangan.


Menyimpan dana cadangan bisa dalam bentuk deposito, investasi maupun logam mulia. Namun jika memang dana cadangan tidak mencukupi maka solusinya ya dengan menggunakan dana pinjaman. Asalkan meminjamnya di tempat yang tepat, aman dan sesuai kebutuhan saja. 


So, ingin mengajukan pinjaman uang dengan syarat dan cara yang mudah? Di CekAja.com saja! 


Untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan 









Mommies, siapa sih yang berperan sebagai manager keuangan rumah tangga kalian? Istri atau suami? 




Berdasarkan survey, kebanyakan yang mengatur keuangan rumah tangga adalah kita para mommies. Betul? Suami mah tahunya kerja cari duit. Selalu ada makanan yang terhidang di meja makan. Anak-anak sehat terurus, rumah bersih rapi jali. 

Padahal mah ya, kita yang ngurus semuanya puter otak peres keringat ampe kurang tidur, tangan kaki pegel, suara makin merdu akibat tiap hari selalu olah vokal. Masya Allah deh ya pokoknya. 

Ada yang samaan? 

Kaca Jendela Rumah Tangga

Hidup itu ya mung sawang-sinawang. Hanya bisa saling melihat keadaan dari luar. Seringkali rumput tetangga terlihat lebih hijau asri jika dibandingkan rumput tetangga. Padahal mah ya, semua itu hanya fatamorgana. 

Karena memang setiap manusia yang hidup pasti mempunyai masalah, begitupun dengan rumah tangga. Setiap rumah tangga mempunyai masalahnya masing-masing yang jelas berbeda satu dengan lainnya. 

Maka tugas kita ya jalani saja kehidupan kita masing-masing dengan sebaik-baiknya, tenang, ikhlas, terus berusaha agar hidup lebih baik. Gak perlu dah tuh nengok-nengok ke belakang, maupun samping kanan kiri. Fokus aja ke depan. Atur mata dan hati kita untuk tetap melakukan tugas kita sebaik mungkin. Menjalani kehidupan kita senyaman mungkin. Agar hidup pun tenang dan bahagia. 

Agar Hidup Bahagia Selalu

Sebenarnya mudah. Its so simple. Karena sumber bahagia kita ya diri kita sendiri. 

Jangan menunggu bahagia baru tersenyum namun tersenyumlah untuk menjemput bahagia

So, masalah yang ada di depan mata itu segera diselesaikan. Bukan hanya dipikirkan. Dan, selalulah positif dalam memandang sesuatu. Karena ini penting, sekali aja kita mikir negatif, seterusnya hal negatif yang banyak keluar dari pikiran kita. 

Nah, pikiran kita kan kita yang bisa mengendalikan. Maka kendalikan lah. Cobalah reframing alias melihat sesuatu dari sisi lain. Insya Allah dengan begitu kita akan selalu positif auranya dan bisa tetap bahagia. 

Istri Sebagai Manager Rumah Tangga

Banyak banget yang masih beranggapan bahwa segala sesuatu berkaitan rumah tangga itu tanggung jawab seorang istri atau ibu. Anak-anak, rumah, bahkan masalah finansial atau keuangan pun istri yang mengatur. Lha trus suami ngapain? Ya kan kerja cari nafkah. Hello, padahal nih ya, banyak juga tuh yang istrinya juga cari penghasilan tambahan. Itu untuk apa? Ya untuk menutupi kekurangan donk. Kalo masih ada sisa, Alhamdulillah bisa nabung. 

Nah, ini ada yang salah ya sepertinya dalam pola pikir masyarakat kita. Ya memang sih ini karena budaya patriarki yang masih melekat. Justru disinilah peran kita. Meluruskan bahwa seharusnya semua hal berkaitan rumah tangga ini ya menjadi tanggung jawab bersama. Tanggung jawab suami dan istri. Sebagai ayah dan ibunya anak-anak. Bukankah kita membangun rumah tangga ini berdua? 

Suami Sebagai Kepala Rumah Tangga

Suami sebagai kepala rumah tangga maka ialah yang bertanggung jawab penuh atas segala hal yang terjadi dalam rumah tangganya. Betul Mommies? 

Ya, maka jika terjadi ketidakseimbangan dalam rumah tangga seharusnya suamilah yang berdiri di garda terdepan, bukan sebaliknya. 

Hal ini berlaku bagi semua urusan, ya. Baik urusan anak, kerjaan rumah hingga masalah keuangan. Seyogyanya suamilah yang mengatur semuanya sementara istri bertindak sebagai pelaksana. Atau, bisa juga diatur bersama, didiskusikan berdua dalam mengatur gimana baiknya. Tentu ini lebih baik ya, Mommies. 

Nah, berikut ada sedikit tips dalam mengatur keuangan rumah tangga ya.

  • Tentukan darimana saja sumber pemasukan rumah tangga (gaji suami, jualan online istri, freelance suami, freelance istri, dsb) 
  • Rincikan pengeluaran yang mesti ditunaikan setiap bulannya. Jangan lupa tentukan juga jika ada pengeluaran tahunan misal bayar kontrakan per tahun
  • Tentukan sumber yang mana untuk menutup pos pengeluaran yang mana. Misalnya gaji suami untuk membayar listrik, sekolah anak dan kebutuhan sehari-hari sedangkan freelance istri untuk bayar kontrakan 
  • Dari awal, siapkan budget untuk menabung. Jangan lupa siapkan pula dana darurat untuk jaga-jaga
  • Setiap menerima gaji, bagi ke dalam pos-pos yang telah ditentukan dan jangan diutak-atik
  • Tertib dan disiplin dalam menerapkannya
Tips ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi dan hasil adopsi dari manager keuangan lain. Saya pun masih berupaya disiplin menerapkan tips ini. Karena yang sering terjadi adalah keuangan rumah tangga yang defisit alih-alih surplus. Hayo, ada yang sama? 

Tidak apa-apa, jika pun terpaksa harus meminjam uang kepada pihak lain, pastikan bahwa alasan meminjamnya masih logis dan memang butuh karena darurat bukan karena kebutuhan yang konsumtif. 

Dan usahakan juga mendapatkan pinjaman uang dari pihak yang terpercaya. Selaras dengan kita yang juga berusaha amanah dalam meminjam. Dalam artian mengembalikan sesuai tenggat waktu yang disepakati. Jika pun belum mampu maka reschedule dan bicarakan dengan baik-baik. 

Menjalani Rumah Tangga Bersama 

Dalam membina rumah tangga tentu bukanlah hal yang mudah. Pasti banyak suka duka yang mesti dilalui. Pahit manis dirasakan bersama. 

Dari yang ketika awal menikah masih kerja serabutan, ngontrak rumah sepetak, beli susu anak susah, makan seadanya. Hingga saat ini sudah berada di taraf hidup yang lebih layak meski belum punya rumah sendiri. Tapi paling tidak, rumah kontrakan yang ditempati sudah jauh lebih baik. 

Rumah ada ventilasi udara yang cukup, ada taman kecil penuh bunga, anak-anak sehat terurus, keuangan makin membaik. Bahkan yang sudah bisa beli maupun membangun rumah impian, sudah semestinya kita bersyukur. 

Karena kemampuan kita dalam mengelola keuangan rumah tangga hingga taraf hidup kita lebih layak dari sebelumnya, itu adalah impian bagi mereka yang taraf hidupnya masih sama dengan tiga, lima bahkan sepuluh tahun sebelumnya. 

Bersyukur, bersyukur, bersyukur. Karena dengan mensyukuri nikmat yang kecil, maka Allah akan memberi nikmat yang lebih besar. Insya Allah. Karena janji Allah itu pasti. 










Start Up UMKM berdaya bersama program Dayamaya BAKTI. Program ini diselenggarakan untuk mendukup pertumbuhan ekonomi digital di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).




Geliat Munculnya Start Up Imbas Kemajuan Dunia Digital

Ingat Start Up, rasanya masih kebayang sama drakor dengan judul Start Up yang baru saja tamat tapi masih ramai dibicarakan di media sosial. Siapa saja disini yang juga nonton drama korea tersebut? Selain kisah romansa dan kebeningan muka para pemainnya yang bikin nyaman mata memandang, banyak juga insight baru dan pelajaran dalam menjalankan bisnis yang bisa diambil dari sini.

Nah, di Indonesia banyak juga nih bermunculan Start Up aka perusahaan rintisan berbasis teknologi. Sebut saja tokopedia, shopee, halodoc, gojek, grab, dan masih banyak lagi. Semua berbasis digital. Dan ya, Start Up pun berpotensi melejit dan memberikan keuntungan yang besar jika dijalankan dengan tepat. 

Berdaya Bersama Program Dayamaya BAKTI

Sejalan dengan potensi tumbuh dan berkembangnya UMKM go digital dan Start Up serta komunitas, maka pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) oleh Kominfo melaksanakan program Dayamaya. 

Sekilas Mengenai Program Dayamaya

Dayamaya ini merupakan program inisiatif untuk membantu Start Up, UMKM, komunitas agar dapat semakin tumbuh dan berkembang. Melalui program Dayamaya ini diharapkan potensi dan solusi atas kebutuhan ekonomi masyarakat semakin baik. 
Fasilitas yang diberikan diantaranya pelatihan SDM, eksekusi survey pasar, infrastruktur teknologi, dan sosialisasi serta pemasaran. 

Siapapun boleh mendaftar dalam program Dayamaya ini. Seleksinya terbuka dan dapat diikuti oleh Start Up, komunitas maupun UMKM digital. Diutamakan yang fokus pada bidang kesehatan, agribisnis, pendidikan, pariwisata, fintech, dan logistik. Dengan syarat tidak sedang menerima bantuan lain dari pemerintah, ya. 

Nah, Start Up yang terbaru dan dalam waktu dekat ini masuk dalam program Dayamaya yakni Cakap, Atourin dan Jahitin. 


Cakap, Solusi Terbaik Belajar Bahasa Asing

Cakap merupakan sebuah platform online yang mempertemukan murid dengan pengajarnya secara dua arah. Dengan cakap kamu bisa belajar bahasa asing dimanapun dan kapanpun. 

Masyarakat kita masih banyak yang membutuhkan pelatihan bahasa asing. Nah, Cakap ini bisa jadi solusi. Apalagi nggak cuma Bahasa Inggris yang bisa dipelajari melalui cakap. Karena disini bisa belajar Bahasa Mandarin dan Jepang juga. Keren kan? 

Salah satu penghargaan untuk Cakap



Atourin, One Stop Tourism Service Flatform

Atourin ini merupakan platform untuk Berwisata alias tur. Nah, tadinya belum marak kan ya, wisata online. Berhubung sedang ada pandemi, maka marak lah wisata virtual atau online. Atourin juga menyediakan layanan tersebut. 
Selain membuat itinerary perjalanan wisata, Atourin juga menyediakan ragam informasi menarik dari hampir semua tempat wisata di Indonesia. 
Cuss, coba deh tuh ubek-ubek isi websitenya. 

Jahitin, First Online Personal Tailor Platform

Jadi Jahitin ini merupakan platform pertama yang menawarkan jasa menjahit secara online. Cek deh websitenya, kamu bisa memesan sebuah baju atau dress disana. Kamu bisa mengirimkan ukiran badanmu, memilih kain hingga menentukan model di websitenya. 
Dan ya, setelah mengikuti program Dayamaya, Jahitin kini lebih dikenal pasar sehingga usahanya pun makin melesat. 

Bersama Program Dayamaya, Jahitin juga menyelenggarakan pelatihan menjahit masker, dll secara online. Keren, ya. Jadi bisa tetap berbagi value dan manfaat dengan orang lain juga. 

Nah, itu tadi secercah informasi mengenai beberapa program Dayamaya yang sudah dilaksanakan. Sungguh, dapat membantu Start Up, komunitas dan UMKM digital untuk terus mengembangkan usahanya. 

Program seperti ini bagus dan patut dipertahankan, kalau perlu ditingkatkan kualitasnya dan diperluas jangkauannya juga. Dengan demikian yang merasakan manfaatnya akan semakin meluas. 

Semangat dan sukses selalu UMKM, Start Up dan program Dayamaya! 








BERBAGAI MACAM JENIS ASURANSI JIWA DI INDONESIA 





Asuransi jiwa adalah suatu kontrak perjanjian antara Anda sebagai pemegang polis atau tertanggung dengan perusahaan asuransi sebagai penanggung yang mana perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah nominal uang jika terjadi risiko kematian terhadap pihak pemegang polis asuransi. Ada beberapa jenis asuransi jiwa, namun sebelum membahas tentang jenis-jenis asuransi jiwa yang umumnya ada di Indonesia :

1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)


Sesuai namanya, jenis asuransi jiwa ini memberikan proteksi kepada pemegang polis dalam kurun waktu tertentu. Sistem pertanggungan yang digunakan memiliki masa berlaku. Lama waktu yang ditetapkan di sini mulai dari 5 tahun, 10 tahun atau 20 tahun, sesuai dengan penawaran yang diberikan oleh perusahaan asuransi.

Karena adanya masa kontrak yang tidak berlaku lagi setelah jatuh tempo, maka asuransi jiwa berjangka tergolong paling terjangkau. Kisaran biaya preminya saja hanya Rp 250.000 per bulan.

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)


Tidak seperti asuransi jiwa berjangka yang memiliki masa berlaku, Asuransi Jiwa Seumur Hidup atau Whole Life Insurance memberi proteksi kepada pemegang polis seumur hidup. Seumur hidup yang dimaksud ialah 99 tahun atau 100 tahun. Premi asuransi tidak akan hangus ketika tidak ada klaim, sehingga dapat diambil secara keseluruhan apabila masa kontrak berakhir. Untuk mendapat semua kelebihan tersebut, tentu ada harga yang harus dibayar lebih, yaitu uang premi yang jauh lebih tinggi daripada asuransi jiwa berjangka.

3. Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)


Selanjutnya, ada asuransi jiwa dwiguna. Asuransi jiwa ini menawarkan 2 keuntungan. Dengan kata lain, ada kolaborasi manfaat antara asuransi berjangka dan tabungan untuk pendidikan anak dan dana pensiun.

Tak sedikit orangtua yang tertarik akan asuransi demi bisa menyiapkan biaya sekolah anak atau menjamin kelangsungan hidupnya meskipun Anda sudah pensiun nanti. Hal lain yang menguntungkan dan berbeda dengan asuransi jiwa berjangka adalah manfaat hidup yang didapatkan oleh pemegang polis.

4. Asuransi Jiwa Unit Link (Unit Linked Insurance)


Terakhir, asuransi jiwa unit link yang bisa dibilang merupakan primadona di industrinya sendiri. Menggabungkan investasi dengan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan, jenis klaim asuransi kecelakaan kerja ini sangat cocok untuk Anda yang tertarik dengan investasi sekaligus ingin tetap mendapat proteksi jiwa dan kesehatan. 

Manfaat Asuransi Jiwa


Berikut ini merupakan manfaat asuransi jiwa yang harus anda ketahui :

1. Sebagai investasi

2. Memberi ketenangan

3. Meminimalkan kerugian

4. Pengaturan keuangan

5. Tabungan masa depan

6. Menghadapi risiko tidak terduga







Mengetahui Kelebihan Dan Kekurangan Pinjaman Online Tanpa Jaminan

Kebutuhan hidup memang sesuatu yang tidak  bisa diprediksi, fluktuatif. Faktor eksternal dan lingkungan menjadi salah satu pemicu naik-turunnya biaya hidup. Contohnya seperti sekarang, adanya pandemi global membawa dampak yang cukup signifikan pada keadaan ekonomi. Hal ini membuat pinjaman online semakin marak dan menjadi primadona penunjang dana darurat. 

Perkembangan zaman membuat produk pinjaman online tanpa jaminan kian ramai diperbincangkan. Siapa yang tidak tergiur untuk meminjam sejumlah uang yang bisa didapat tanpa jaminan sekalipun? Tapi tentu saja, Anda perlu tahu dulu kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya. Berikut kami akan membahasnya untuk Anda. 



Kelebihan Pinjaman Online Tanpa Jaminan


Tidak heran jika pinjaman tanpa agunan banyak disukai oleh masyarakat, ternyata kelebihannya sangat beragam. Berikut uraiannya.

  1. Tanpa jaminan. Kelebihan utama dari pinjaman online tanpa jaminan ialah Anda tidak perlu menggunakan agunan untuk bisa mendapatkan pinjaman. Tentu saja ini akan memudahkan Anda yang mungkin tidak memiliki aset yang bisa dijadikan jaminan. Biasanya jenis jaminan yang digunakan untuk mendapat pinjaman ialah BPKB (Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor), sertifikat rumah, dan surat penting lainnya.

  2. Proses yang praktis. Adanya teknologi yang kian canggih membuat proses transaksi bisa dilakukan dengan mudah dan cepat secara online. Jadi Anda bisa mengajukan pinjaman online kapanpun dan dimanapun, tanpa antre, tanpa menunggu jam operasional bank. Hanya saja, mungkin persetujuan akan dilakukan saat jam operasional perusahaan masing-masing. Tidak hanya itu, pinjaman online juga memberikan kemudahan lain seperti waktu pencairan yang lebih cepat. Mengapa? karena data ada dalam bentuk digital dan bisa langsung dilakukan verifikasi secara digital pula. Tidak seperti jenis pinjaman offline yang menggunakan data fisik sehingga akan butuh waktu untuk menjadikannya dalam bentuk digital.  
  3. Bisa digunakan untuk keperluan apapun. Tidak ada ketentuan khusus seperti keperluan apa saja yang bisa menggunakan pinjaman online ini. Anda bisa menggunakan pinjaman untuk keperluan apapun, intinya bisa digunakan untuk dana darurat maupun dana tambahan. Misalnya untuk pembayaran rumah sakit, pembangunan rumah, renovasi ruangan, modal usaha, biaya persalinan, biaya pernikahan, dan lainnya. Pinjaman online tanpa jaminan cukup berbeda dengan beberapa jenis pinjaman yang memang diperuntukkan untuk satu hal. Contohnya, pinjaman Kredit Usaha Rakyat hanya untuk pinjaman modal usaha, pinjaman Kredit Kendaraan Bermotor untuk membeli kendaraan, dan Kredit Pemilikan Rumah untuk keperluan membeli bangunan.
  4. Dana pinjaman online cukup besar. Tidak seperti jenis pinjaman lain yang terbilan cukup terbatas, pinjaman online tanpa jaminan memberikan plafon yang terbilang cukup besar. Anda bisa mendapatkan dana pinjaman minimal 5 juta rupiah. Akan tetapi, Anda juga perlu ingat untuk mengajukan pinjaman sesuai kebutuhan.
  5. Masa tenor fleksibel. Tenor yang diberikan juga cukup fleksibel, hal ini pun akan memudahkan Anda untuk melakukan pembayaran dengan tepat waktu. Bahkan, masa maksimum tenor bisa mencapai 5 tahun atau 60 bulan. Namun, sebaiknya Anda mengajukan pinjaman online dengan tenor yang pas, tidak memberatkan. Misalnya, jika penghasilan Anda cukup terbatas, Anda bisa mengambil masa tenor pinjaman online yang lebih panjang agar tidak mengalami penunggakan. Sebaliknya jika penghasilan Anda lumayan, maka Anda bisa mengambil tenor yang lebih pendek agar cepat lepas dari cicilan.  
  6. Banyak variasi pinjaman online yang ditawarkan. Tahukah Anda bahwa jenis pinjaman online tanpa agunan ini sudah dimiliki oleh hampir setiap bank atau perusahaan finansial di Indonesia. Sebelum menentukan tempat, Anda sebaiknya melakukan perbandingan terlebih dahulu. Cari perusahaan pinjaman online yang telah terdaftar di OJK dan bunga minim. Dengan demikian, cicilan Anda akan terasa lebih ringan. 

Kekurangan Pinjaman Online Tanpa Jaminan


Selain kelebihan pinjaman online di atas, tentu saja ada kekurangan yang dimiliki. Apa saja kekurangan pinjaman tanpa agunan? Berikut uraiannya,
  1. Terdapat minimal penghasilan. Untuk bisa mendapatkan pinjaman online tanpa jaminan, ada penghasilan minimum yang perlu dipenuhi. Berapa pastinya? Tergantung dari tempat Anda meminjam. Beberapa bank memberikan syarat minimal 3 juta rupiah, 5 juta rupiah, bahkan ada yang 10 juta rupiah. Penghasilan ini nanti juga berpengaruh pada jumlah dana yang bisa Anda pinjam. Jika penghasilan bulanan Anda cukup tinggi, plafon pinjaman online yang Anda dapatkan juga bisa lebih tinggi.  
  2. Bunga relatif tinggi. Kekurangan yang paling krusial dari pinjaman online tanpa jaminan ialah bunga yang lebih tinggi. Tentu saja hal ini diakibatkan karena tidak adanya jaminan yang diberikan oleh Anda. Sistem bunga naik banyak diberlakukan untuk pinjaman online tanpa jaminan. Di tahun awal, bunga akan normal tapi kenaikan akan terjadi di tahun-tahun berikutnya. 
  3. Rentan penipuan. Dalam keadaan seperti ini, pinjaman online tanpa jaminan semakin marak ditawarkan. Namun, Anda tidak boleh lengah dan tergiur begitu saja. Tidak semua situs atau perusahaan yang menawarkan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. 
Demi keamanan, Anda perlu melakukan cek legalitas perusahaan atau situs di situs resmi OJK. Data OJK per 13-02-2019, sebanyak 231 lembaga P2P landing yang ternyata tidak terdaftar di OJK atau ilegal. Situs pinjaman online ini sangat marak dan berbahaya, bahkan bisa membuat Anda terjerat hutang seumur hidup. 

Jadi sebelum memutuskan untuk melakukan pinjaman online tanpa agunan, Anda perlu tahu dulu kekurangan maupun kelebihan yang dimiliki. Jika sampai salah pilih, alih-alih meringankan beban ekonomi, Anda bisa jadi semakin memberatkan perekonomian pribadi dan keluarga. Karena itu, harus serba hati-hati, ya!

Nah, agar lebih jelas mengenai pinjaman online, Anda bisa mengunjungi layanan cekaja.com di link https://www.cekaja.com/pinjaman-online/ 

*Cekaja.com merupakan platform digital yang menyajikan informasi seputar financial yang terpercaya. Belum puas dengan penjelasan kami? Silakan coba layanannya sekarang juga!


Pengertian Dan Kondisi Di Dalam Piutang


Arti dari piutang / account receivable (AR) secara umum yaitu sejumlah materi pinjaman kepada orang lain yang telah terjadi yang disebabkan penjualan jasa / barang. Sistem pembayarannya menggunakan credit. Sejumlah pinjaman itu nantinya bisa ditarik sewaktu – waktu dalam jangka waktu yang telah ditentukan.



Pengertian Piutang


Ada berbagai macam definisi dari AR / account receivable, antara lain :


- Pengertian dari AR secara global yaitu berupa sebuah tuntutan yang diberikan kepada pihak lain dalam bentuk uang, barang maupun jasa yang telah dijual dengan cara kredit.

- Menurut KBBI, AR ialah uang yang telah dipinjamkan dan dapat ditagih daripada seseorang kepada customer / pelanggan. Customer juga diharapkan dapat melunasi hutang dengan waktu maksimal 1 tahun, terhitung sejak dikeluarkannya tanggal tagihan.

- Di dalam akuntasi, AR memiliki pengertian secara sempit. AR / account receivable ialah unsur aktiva lancar / aset yang dapat dicairkan dalam neraca sebuah perusahaan / perorangan. Unsur aktiva tersebut terjadi karena terdapat penjualan barang / jasa / kredit yang diberikan kepada debitur. Pihak debitur mempunyai kewajiban untuk melunasinya sesuai dengan tempo yang telah ditetapkan, biasanya jangka waktu yang diberikan selama 1 bulan – 3 bulan.

Kondisi Di Dalam Piutang


Secara umum, faktor terbesar yang menyebabkan piutang yaitu adanya transaksi atas penjualan barang / jasa. Transaksi tersebut tidak menggunakan sistem pembayaran secara konvensional / COD / cash on delivery maupun pembayaran di awal. Melainkan menggunakan sistem pembayaran secara kredit. Hal ini juga sering disebut dengan kasbon.

Cara melakukan pembayaran kredit yang diberikan telah menjadi beban dari pihak kreditur. Tetapi tidak begitu menjadi pengeluaran yang berat, karena dapat dilunasi dengan cara dicicil / diangsur.

Namun ada suatu ketika sebuah AR yang tidak sempat tertagih dan karena adanya sebuah pembayaran yang belum jatuh tempo. Saat hal inilah aplikasi keuangan BukuKas berguna. Dengan ini semua AR / account receivable dapat terorganisir dengan baik. Lalu tidak perlu lagi mengingat tempo pembayaran yang telah ditentukan.

Di aplikasi BukuKas ini terdapat fitur reminder hutang. Fitur ini dapat digunakan sebagai alarm dan pengingat kapan waktu yang tepat untuk menagihnya.

Di bawah ini adalah kondisi yang ada di dalam AR / account receivable :

1. Jumlah nilai AR yang semakin naik tetapi aktiva penjualan sama sekali tidak ada perubahan.

2. Nilai penjualan turun, sedangkan nilai AR tidak ada perubahan.

3. Nilai penjualan turun, sedangkan aktiva AR semakin naik.

4. Nilai AR turun dan nilai penjualan semakin naik.

5. Nilai penjualan dan nilai AR mengalami kenaikan.

Dari review tentang piutang di atas membuat AR dapat dijadikan sebagai investasi / tabungan secara tidak langsung. Tetapi jika tidak disertai penggunaan BukuKas, maka akan banyak kemungkinan nilai AR / account receivable yang tidak akan tertagih.




Manfaat Memiliki Kartu Kredit


Kartu kredit kini menjadi solusi untuk memberi kemudahan dalam hal transaksi bagi setiap orang. Terlebih, pengajuannya saat ini sudah semakin mudah. Pasalnya, banyak bank atau penerbit yang memudahkan persyaratan pengajuannya. Kini, credit card bahkan bukan untuk golongan tertentu. Mereka yang memiliki gaji Rp 2 juta – Rp 3 juta saja, sudah bisa memilikinya. 

Credit card akan membuat urusan keuangan Anda semakin mudah. Bahkan, bagi Anda yang gemar belanja maupun traveling, kehadirannya sangat dibutuhkan. Selain itu, credit card juga menawarkan banyak sekali benefit bagi pemiliknya. 


manfaat kartu kredit

Fungsi Kartu Kredit


Persaingan antar perbankan yang kian ketat, membuat mereka selalu ingin lebih unggul untuk menarik para nasabah baru. Alhasil, beragam produk finansial pun diluncurkan, salah satunya credit card. Bahkan, satu bank saja kini menawarkan lebih dari satu produk credit card. Masing-masing kartu memiliki keunggulan dan fasilitas yang berbeda-beda. 

Kartu kredit sendiri adalah alat pembayaran resmi. Kartu tersebut biasanya diterbitkan oleh bank kepada para nasabahnya. Credit card juga merupakan bentuk fasilitas dari bank. Fasilitas tersebut, nantinya akan diberi sejumlah kebijakan dan aturan yang mengatur hak dan kewajiban baik pemilik maupun penerbit. 

Credit card sendiri memiliki sejumlah limit dana. Jumlah limit nantinya akan ditentukan oleh pihak penerbit atau bank. Limit tersebut memungkinkan penggunanya untuk digunakan sebagai keperluan transaksi keuangan. Credit card bisa digunakan dalam belanja, hingga penarikan tunai melalui mesin ATM. Jumlah penarikan maupun belanja, nantinya akan diatur oleh bank itu sendiri. 

Di samping itu, credit card memiliki banyak sekali penawaran menarik. Anda akan mendapatkan benefit jika menggunakannya. Nasabah akan mendapatkan banyak program yang menguntungkan mulai dari cashback hingga diskon. Semuanya merupakan bentuk promosi yang ditawarkan pihak bank bagi para nasabah. 

Credit card adalah fasilitas pembayaran. Nasabah dipastikan tidak memiliki dana di dalam kartu tersebut. Artinya, semua tagihan dari credit card bersifat utang kepada pihak penerbit. Semua tagihannya, wajib dibayar oleh pemiliknya. 

Sistem credit card adalah, bank akan membayar terlebih dahulu belanjaan yang dibeli pemilik credit card. Selanjutnya, tagihan tersebut akan ditagihkan pada masa penagihan yang telah ditentukan. Pemilik kartu wajib membayar jika masa pembayaran tiba. Pembayaran wajib dilakukan sebelum jatuh tempo yang telah ditetapkan. 

Bagaimana jika pemilik kartu tidak membayar? Jika terjadi masalah ini, maka bank akan menerapkan sejumlah kebijakan dalam layanannya. Tunggakan yang belum dibayar, akan dikenakan sejumlah bunga dan biaya-biaya lain. Misalnya seperti biaya keterlambatan pembayaran dan lain-lain. Hal tersebut adalah konsekuensi pemilik credit card atas pembayaran tagihan yang tidak dibayarkan tepat waktu. 

5 Cara Bijak Menggunakan Kartu Kredit 


Mengingat penggunaan credit card merupakan utang yang harus dibayar, maka kita harus bijak menggunakannya. Berikut ada 5 cara agar Anda bisa menggunakannya secara bijak: 

1. Selalu Menghindari Penarikan Tunai 


Meski bisa menarik uang tunai melalui ATM, sebaiknya hindarilah kebiasaan ini. Pasalnya, credit card bukanlah kartu ATM. Hal tersebut akan menimbulkan sejumlah biaya pada tagihan Anda pada saat melakukan penarikan tunai. Setiap penarikan tunai, nasabah akan dikenakan biaya sebesar 4%, atau minimal IDR 50.000. 

Selain itu, bank juga menerapkan bunga harian pada setiap transaksi tarik tunai. Jumlah bunganya sekitar 3,5% - 4% dari dana yang ditarik. Cukup besar bukan? 

2. Manfaatkan Promo Kartu Kredit 


Anda bisa memanfaatkan promo yang ditawarkan. Beberapa penerbit umumnya menerapkan sistem cashback dan juga rewards. Biasanya, reward yang diberikan berupa poin yang didapat dari setiap transaksi. Kumpulkanlah poin tesebut untuk nantinya ditukar dengan berbagai macam hal menarik. Anda bisa mendapatkan barang tertentu, hingga voucher belanja dari poin yang terkumpul. 

3. Membatasi Jumlahnya 


Seperti yang sudah kami singgung di atas, saat ini ada banyak jenis credit card yang ditawarkan. Tapi tentunya, Anda tidak membutuhkan semuanya bukan? Jadi, pilihlah mana yang menurut Anda memberi banyak benefit. Pilih satu atau dua kartu saja yang menurut Anda layak dimiliki. Oleh karena itu, kenalilah credit card yang akan Anda ajukan. Ketahui apa saja fasilitas dan penawaran menarik yang ditawarkan. 

Credit card adalah alat pembayaran yang seharusnya memberi Anda banyak kemudahan. Jadi, jangan menggunakan barang yang tidak bermanfaat secara maksimal. Hal tersebut berlaku juga ketika Anda memilih credit card. Jadi, pastikan Anda tidak memiliki credit card dalam jumlah yang banyak. 

4. Menyusun dan Mematuhi List Belanjaan Anda 


Sebelum berbelanja menggunakan credit card, ada baiknya Anda susun dulu list belanjaan. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari rasa penyesalan jika terjadi pembengkakan tagihan belanja. Buat list barang yang akan dibeli lengkap dengan harganya. Jumlahkan harga sesuai dengan budget belanja biasa. Patuhi jumlahnya, dan jangan sampai tergiur dengan barang di luar list belanjaan. 

Selain itu, hindari juga berbelanja pada saat kondisi lelah dan mood tidak baik (marah). Hal tersebut akan membuat Anda kesulitan berkonsentrasi. Belanjalah pada saat Anda santai, sehingga bisa berpikir positif. 

5. Gunakan Secara Wajar 


Credit card menawarkan banyak manfaat bagi para pemiliknya. Ada banyak sekali keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Maka dari itu, carilah informasi dan promosi yang diadakan oleh penerbit. Penawaran ini bisa berupa diskon, dan penawaran menarik lainnya. Manfaatkanlah momen tersebut agar Anda bisa secara bijak menggunakannya. 

Demikian ulasan seputar manfaat, fungsi, dan cara menggunakan kartu kredit. Untuk Anda yang sedang kesulitan mengajukan credit card, kini Anda bisa mengajukannya di https://www.cekaja.com/kartu-kredit. Kunjungi segera, dan cari jenis credit card yang cocok untuk Anda. CekAja.com akan membantu Anda memilikinya.