Dimatamu masih tersimpan selaksa peristiwa
Benturan dan hempasan terpahat di keningmu
Kau nampak tua dan lelah
Keringat mengucur deras
Namun kau tetap tabah
Meski nafasmu kadang tersengal
Memikul beban yang makin sarat
Kau tetap bertahan

Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar legam terbakar matahari
Kini kurus dan terbungkuk
Namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar
Kau tetap setia

Ayah...
Dalam hening sepi kurindu
Untuk menuai padi milik kita
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban
(Titip Rindu Buat Ayah - Ebiet G. Ade) 



Hayoo siapa yang baca tulisan di atas sambil nyanyi? Yup. Ini lagu legendarisnya Kang Ebiet G. Ade. Setiap mendengar lagu ini hatiku pasti tersentuh, haru dan sedih inget Bapak.

Beliau sekarang hanya tinggal berdua dengan Mama karena semua anaknya sudah berkeluarga.

Kadang tuh tiba-tiba keinget beliau, sedang apa ya di rumah? Sehatkah? Sering sih telpon atau chat wa, tapi ya tetep beda jika berkunjung langsung kan...

Cuma ya itu, sebagai istri ya kudu manut ama suami... Suami alhamdulillah dikasih beberapa amanah jadi yaa belum bisa sering-sering ke rumah orangtua. Meski begitu tetep diupayakan 3-4 bulan sekali nengokin meski cuma sebentar.

Ngomong-ngomong mengenai bapak, beliau tuh pendiam banget.
Saking pendiamnya sampe-sampe aku tuh segan banget ama beliau. Hmm lebih ke takut kali, ya. Nggak berani.

Dulu tuh kalo minta apa-apa juga nggak berani ngomong akunya. Padahal beliau biasa aja. Sering banget apapun aku pendam sendiri,  selain karena memang aku introvert orangnya.

Sampai sekarang, saat aku sudah berkeluarga dan tinggal terpisah dengan beliau pun komunikasi di antara kami masih terasa agak kaku. Padahal sebenarnya beliau tuh humoris lho orangnya. Tapi ya begitulah beliau.

Aku memang nggak punya banyak kenangan yang memorable ama beliau. Karena beliau jarang di rumah. Selagi almh ibuku masih ada, beliau sering pulang kerja larut malam. Sehingga kami jarang bercengkrama.

Setelah ibuku meninggal saat aku berusia tujuh tahun, bapak mengajakku tinggal dengan ibu tiri yang aku panggil Mama.

Nah selama tinggal dengan mama ini bapak malah pulangnya seminggu sekali karena LDM-an beda kota.

Tapi selagi beliau di rumah, sering nemenin aku ngerjain PR. Kadang bercanda, bercengkrama. Jalan ke taman. Hmm kenangan masa kecil yang cukup indah.

Kini diriku sudah beranjak dewasa. Mengemban tiga amanah dari-Nya berupa satu anak perempuan dan dua anak lelaki.

Aku yang mengalami fatherless dalam keluarga, tentunya tak ingin anak perempuanku mengalami hal yang serupa. Karena sungguh, ketiadaan sosok ayah dalam pengasuhan tuh dampaknya sungguh besar terutama bagi anak perempuan.



So, ada sedikit tips agar sosok ayah turut hadir dan memberikan warna ceria untuk mewujudkan andilnya yang besar dalam pengasuhan anak.


Ini dia tipsnya:


Bicara dari hati ke hati. 
Sampaikan padanya bahwa anak-anak butuh sosok ayahnya ada di dalam keseharian mereka. Benar-benar ada dan membaur dalam dunia anak-anak. Bukan sekedar ada di sampingnya namun pikiran dan hati fokusnya ke yang lain.

Upayakan agar sang ayah yang membangunkan anak-anak di pagi hari dan mengajak anak laki-laki sholat subuh di masjid.
Ini pembiasaan, ya. Agar mereka mendapatkan keberkahan di pagi hari. Bagi anak perempuan, dibangunkan dengan suara ayah dapat membangkitkan rasa aman dan percaya diri, lho.

Ajak ayah bermain bersama. 
Minimal 10 menit saja dalam sehari ajak sang ayah ikut bermain dan berinteraksi dengan anak-anak, terutama yang perempuan, ya. Banyak kok yang bisa dilakukan. Bisa membacakan buku, bermain rumah-rumahan, belajar menulis, membaca, mengaji, mendongeng, dsb.

Ajak ayah menambah wawasan mengenai parenting.
Ini bisa dilakukan dengan cara menghadiri seminar atau kajian parenting, membaca buku, menonton video di youtube, mendengarkan radio, dsb.

Berdamai dengan masa lalu.
Ini tidak hanya untuk Ayah, namun juga sang bunda, ya. Terutama bagi yang dulunya model pengasuhannya adalah patriarki. Dimana laki-laki dimuliakan, yang nggak biasa megang kerjaan rumah tangga. Nah, ini harus menyamakan persepsi dulu. Kudu open minded. Bahwa keluarga ini dibangun bersama, maka menjaganya juga harus bersama. Mengasuh dan mendidik anak bersama, mengerjakan pekerjaan rumah tangga juga bersama. Menciptakan keadaan rumah yang nyaman pun dilakukan bersama.

Jika sang ayah udah terbuka akan lebih mudah untuk membangun kebersamaan dalam keluarga. Sehingga sang ayah bisa benar-benar hadir dalam pengasuhan anak-anak.

Anak-anak pun tidak mengalami fatherless yang bisa mengikis rasa percaya diri mereka.




Puisi untuk Bapak

Hampir dua tahun lalu, aku menuliskan sebuah puisi untuk bapak. Karena aku tak pandai mengutarakan isi hati melalui lisan. So, aku menuliskannya dan memuatnya dalam buku antologi puisi yang berjudul Rindu dan Cinta yang terbit pada 2018 lalu. 


Kepak Rinduku

Di masa kecilku
Engkau begitu dingin
Bibirmu tak banyak mengucap kata
Pun tak banyak gelengan kepala

Di masa remajaku
Tak banyak berubah dari dirimu
Hanya dentingan suara yang mengudara
Karena raga tak sedang bersama

Sering aku berontak
Berulah fana yang tak ada habisnya
Desir egoku bergemuruh
Meminta setitik perhatianmu
Yang tak jua ada

Beranjak dewasa
Barulah ku menyadari
Arti hadirmu dalam kalbu
Makna segala diammu

Disini aku berdiri
Menatap wajahmu lekat
Menggenggam tanganmu erat
Mengurai rindu yang begitu pekat

Hanya kepada-Nya diri bersandar
Menitipkan dirimu yang tak lagi kekar
Bersama cinta yang terus mekar
Menerimaku dengan penuh sabar

Terima kasih Bapak
Karenamu,
Sayapku terus mengepak

Pondok Petir, 08 Februari 2018

Jadi mellow deh nih..... Hiks




Aku kangen Bapak.
Rindu akan petuahmu, yang dulu sering kau tuangkan padaku
Kau isi hatiku yang kosong
Hingga penuh

Aku terpecut, karena ucap dari bibirmu

Kau kirimkan kritikmu,
Ketika skripsiku dangkal
Kau berikan restumu,
Ketika aku dipinang
Kau langitkan doamu,
Ketika aku mulai berjuang

Hingga senyumku dapat terukir
Kakiku mampu tegak berdiri
Semua karenamu
Meskipun kau hanya diam
Namun kutahu, diammu mengandung restu, doa yang kau pintakan ke langit

Menembus cakrawala
Menguasai logika
Mewujudkan cita

Aku makin tegak berdiri
Dirimu mulai terbungkuk
Aku makin bobot berisi
Dirimu kurus seakan layu
Aku merambah berjaya
Engkau bertambah renta

Bapak, ai Love yu
Tapak tilas perjuanganmu
Pengorbananmu
Mendewasakanku

Meski banyak pahit
Asam garam dan sedikit manis
Justru itulah, menguatkanku

Bapak, sehat terus ya
Nantikan saat kita beribadah bersama
Di tanah haram
Menangis
Menengadah pinta 
Wujudkan cita-cita mulia 

Depok, 25 Januari 2020 
Putrimu, 


Jelang anniversary yang ke delapan November lalu,
Saya: "Yah, Bunda pengen sesuatu yang beda deh di anniversary kita kali ini."
Suami: "Bunda Sayang pengen apa?" 
Saya: "Staycation di hotel kek, atau dikasih kado istimewa yang beda dari tahun-tahun kemarin." 
Suami: "Hmmm....Apa ya??" 

Ada nggak, nih Moms yang suaminya seringkali kebingungan mau ngasih hadiah apa di momen-momen istimewa yang hanya setahun sekali? Anniversary, Ulang Tahun, Valentine, Hari Ayah, atau Hari Ibu. Momen ini amat sering disimbolisasi dengan pemberian hadiah untuk orang yang tersayang. 



Pada kasus di awal, akhirnya tokoh Ayah memberikan hadiah jalan-jalan ke tempat wisata di dalam kota 'saja'. Meskipun begitu sang istri tetap bahagia, anak-anak pun hepi diajak jalan-jalan. 

Jadi nih Moms, suami saya memang tak seromantis romeo atau cowok-cowok di luar sana yang sering memberikan bunga mawar sebagai tanda cinta. Ia termasuk tipe laki-laki yang to the point. Kalaupun saya ingin dikasih buket bunga, ya langsung minta aja, jangan pakai kode karena gak bakal ngerti. hahaha melas nasibmu, bu 

Anniversary kami udah lewat. Saya pernah iseng nanya ke suami, kok nggak pernah ngasih bunga or apa gitu buat surprise di hari anniv atau ultah? Tahu Nggak jawabnya apa, Moms? Yang kayak gitu buat apa sih, yang penting itu tindakan aku mencerminkan rasa sayangku ke kamu. Tanggung jawabku aku tunaikan. Itu yang penting! Padahal sih karena nggak tahu mau beli bunganya dimana.


akun instagram @floweradvisorid 

Ih, tapi kan yang namanya perempuan pasti seneng ya kalo dikasih surprise gitu. Enggak usah sering-sering deh, cukup sesekali aja. Pasti meleleh dan makin sayang serta makin perhatian ke diri suami. Bener nggak, Moms? 


Perlakukanlah orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Perhatikanlah orang lain sebagaimana kamu ingin diperhatikan. 

Berpedoman akan kutipan tersebut, ceritanya saya ingin beli buket bunga buat suami sewaktu anniversary kemarin. Tapi, saya bingung karena nggak tahu mau beli bunganya dimana? Sempet browsing tapi nggak ketemu toko bunga yang deket rumah. Inget juga pernah lihat ada di pinggir jalan tapi di daerah yang agak jauh dari rumah dan nggak punya nomor telponnya buat pesen. Alhasil? Nggak jadi beli, Mak. huhuhuu 

Gagal deh mau kasih surprise romantis buat suami. Hiks 


Buket bunga untuk Anniversary

Untungnya sekarang saya nggak perlu pusing lagi nyari toko bunga untuk beli bunga kala momen spesial datang. Cukup pencet-pencet hp doank bunga dikirim hari itu juga. Bisa? Bisa donk. Beli di Flower Advisor aja. Saya dapat rekomendasi dari teman nih. Pas banget momennya, nggak lama lagi hari valentine, so, udah siapin hadiah apa nih buat yang tersayang?



Apa sih Flower Advisor ini? 

Flower Advisor ini sebuah portal penyedia berbagai macam bunga yang dipersembahkan bagi orang-orang yang ingin membahagiakan orang-orang terdekat dan tersayangnya. Ya, ini merupakan toko bunga dan hadiah secara online yang dapat melakukan pengiriman ke seluruh dunia. Keren gak, tuh?! 

Bahkan nggak hanya bunga, Flower Advisor juga menyediakan ragam hadiah untuk bayi baru lahir, kue ulang tahun, berbagai parcel, bingkisan cokelat, dan lain-lain. Pokoknya lengkap banget, deh. 


Kenapa harus Flower Advisor? 


  • Toko bunga terlengkap dengan berbagai macam pilihan jenis bunga dan warna
  • Jenis karangan bunga yang beragam sesuai kebutuhan. Buket bunga, flower box, bunga papan, bunga meja, dan lain-lain
  • Layanan konsumen 24 jam
  • Pengiriman di hari yang sama, gratis
  • Dapat melayani pengiriman ke lebih dari 100 negara
  • Tak hanya bunga, tersedia pula kue, parcel maupun hadiah dan bingkisan lain yang dapat menyesuaikan dengan momen yang terjadi. Misal Mommies ingin mengirimkan buket bunga beserta hadiah berupa perlengkapan bayi baru lahir. Flower Advisor juga bisa memenuhinya.  


Mengutip dari laman utama floweradvisor.co.id, bahwa berbagai jenis bunga yang ada itu ada peruntukannya sendiri-sendiri. Bisa dilihat dari jenis bunga dan artinya berikut ini, ya.  


Bunga Carnation


Jenis Bunga dan Peruntukannya


  1. Bunga Carnation paling tepat diberikan kepada ibu untuk merayakan hari ibu
  2. Bunga Mawar selalu jadi pilihan untuk mengungkapkan perasaan
  3. Bunga Matahari amat tepat diberikan pada hari wisuda sebagai ucapan selamat atas kesuksesannya
  4. Bunga Tulip memiliki pesan ketulusan cinta serta salah satu bunga yang elegant untuk hadiah
  5. Bunga Anggrek merupakan bunga super ekslusif karena dalam bentuk tanaman tidak seperti karangan bunga lainnya. Sehingga sangat tepat diberikan untuk orang tercinta
Banyak pilihan item berdasarkan momen

Apa Saja Yang Dapat Dipesan Melalui Flower Advisor? 

  • Bunga; Anggrek, Bloom Box, Buket Premium, Bunga Dua Warna, Bunga Matahari, Carnation, Hydrangea, Lily, Tulip, Bunga Meja, Standing Flowers, dan lain-lain.
  • Mawar; Mawar Aneka Warna, Mawar Kuning, Mawar Pink, Mawar Ungu, Mawar Biru, Mawar Merah, Mawar Peach, Mawar Putih
  • Parcel; Parcel Imlek, Parcel Makanan, Parcel Natal, Parcel Lebaran, Parcel Buah, Parcel Makanan dan Wine.
  • Kado; Bingkisan Bayi, Kado Pria, Kado Wanita, Cokelat, Kue Ulang Tahun, Boneka Teddy Bear, Kue Kustom, dan lain-lain. 
  • Acara; Anniversary, Hari Ayah, Hari Kelulusan, Natal, Pernikahan, Valentine, Hari Ibu, Ucapan Lekas Sembuh, Permintaan Maaf, dan lain-lain. 
  • Bunga Papan; Papan Bunga Pernikahan, Papan Bunga Duka Cita, Grand Opening.

Cara Beli

Jika Mommies ingin memesan suatu karangan bunga atau bingkisan yang lain, cuss pesan ke Flower Advisor. Bisa melalui websitenya di www.floweradvisor.co.id atau DM aja di IGnya. 
  1. Pilih negara dimana kamu memesan bunga
  2. Pilih produk yang akan diorder (pilih bunga atau bingkisan)
  3. Pilih tanggal pengiriman
  4. Tulis alamat yang dituju
  5. Florist akan mengirim bunga sesuai pesanan 
Mudah banget, kok. Akses buka websitenya juga mudah dan bisa langsung chat admin. Bisa konsultasi dulu juga, lho. Ayo, buat yang mau ngerayain valentine bulan depan, berikan kenangan manis buat pasangan kamu, ya. 

Kejutkan ia dengan buket bunga valentine yang indah. Agar momen bahagia ini selalu diingat dan semakin menumbuhkan rasa kasih dan sayang di antara keduanya.

Ungkapan Kasih Sayang Yang Tertunda

Ini, sih derita saya dan suami aja yang sama-sama nggak tahu dimana tempat untuk membeli buket bunga yang cantik untuk pasangan. Namun sekarang saya sudah tahu, donk. 

Setelah dapat rekomendasi dari teman, kali ini saya rekomendasikan kembali kepada anda, para Mommies dan Daddies. Sesekali, berikanlah surprise yang manis untuk pasangan agar romansa cinta tetap terjaga.

Happy Kids from the Happy Parents. Happy Parents from the Happy Couple. 
Nah, karena sekarang udah ketemu tempat beli bunga yang oke, bisa pesan secara online, mudah, harga terjangkau, gratis biaya pengiriman pula. Jadi, nanti pas anniversary nggak galau lagi donk! Udah pasti ini mah bakalan pesen buket bunga di Flower Advisor. Yah, meskipun harus tertunda hingga anniversary bulan depan. Tapi gapapa, kasih sayangnya tetap tercurah setiap hari sepanjang masa kan? Selama hayat masih dikandung badan. hihihi 

So, beli buket bunga? Flower Advisor aja! 

Flower Advisor
Instagram: @floweradvisorid
Twitter: @FlowerAdvisor
Facebook: FlowerAdvisor  






   
Investasi merupakan suatu komitmen yang dilakukan saat ini dengan harapan memiliki keuntungan pada masa mendatang. Kegiatan investasi akan terus meningkat seiring berkembangnya kesempatan kerja dan kegiatan ekonomi serta meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat.

Investasi terdiri atas investasi langsung dan tidak langsung. Investasi langsung merupakan pembeli aktiva keuangan yang langsung diperjualbelikan melalui pasar uang, pasar turunan maupun pasar modal. Sedangkan investasi tidak langsung merupakan pembelian surat yang berharga dari perusahaan investasi. Investor pemula saat ini sudah banyak mengingat manfaat investasi yang cukup banyak.


Berikut adalah manfaat melakukan investasi:



  1. Dapat meningkatkan nilai aset maupun kekayaan yang tidak terbatas baik untuk properti maupun gedung. Uang yang digunakan sebagai investasi termasuk dalam aset. Aset berupa hal yang disisihkan untuk dikembangkan lebih banyak.
  2. Merdeka secara finansial dimana kebutuhan sehari-hari akan terpenuhi tanpa harus melakukan usaha yang cukup keras, aset ini akan memberikan uang melalui rekening dari keuntungan yang diperoleh.
  3. Investasi merupakan cara yang tepat untuk terhindar dari inflasi yang dapat melemahkan daya beli masyarakat dan berpengaruh langsung terhadap perekonomian suatu negara.
  4. Investasi merupakan persiapan masa depan yang lebih cerah, terutama berada di usia senja yang membuat penghasilan menjadi berkurang.


Untuk belajar investasi pemula maka sebaiknya terlebih dahulu mempelajari mengenai investasi saham. Mulai dari esensi dari investasi hingga berbagai perspektif dari saham itu sendiri.

Dasarnya adalah berinvestasi melalui usaha atau bisnis yang dilakukan dan saham sebagai bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan. Salah satu cara yang mudah adalah mengelola reksadana saham.

Untuk pemula dapat memilih saham bile chip yang merupakan saham dari suatu perusahaan dengan kualitas terbaik dalam bursa jual. Saham ini aman dan lebih stabil memberikan keuntungan kepada investor.

Untuk mengelola investasi saham maka lakukanlah diversifikasi investasi dengan tidak menempatkan semua uang pada saham. Sebab jika terjadi krisis pada pasar saham sehingga simpanan akan tetap bertahan pada instrumen lainnya. 

Investasi saham ini merupakan salah satu investasi untuk jangka panjang dengan jaminan yang terus berkembang.

Sudah siap berinvestasi? 



Siapa sih yang nggak pengen tampil cantik? Setiap wanita pasti menginginkannya. Terlebih buat ibu muda di era milenial yang apa-apa serba diposting medsos. 

Hari gini, zamannya eksis di dunia maya. Berbagai momen dari yang selfie hingga wefie semua diunggah ke akun medsos. Entah demi kepuasan diri ataukah hanya untuk sebuah pengakuan semata? 




Apapun itu, memang tak dapat dipungkiri peran medsos amatlah krusial. Dari sana kita bisa mendapatkan berbagai informasi. Dari yang positif hingga negatif. Semua ada. Bahkan sampai grup kepenulisan yang berisi cerpen maupun cerbung favorit emak-emak pun ada. 


Selain sebagai wadah menunjukkan eksistensi diri, medsos pun bisa menjadi ajang silaturrahmi. Bertemunya kembali dengan kawan lama seringkali terjadi pula di medsos. 


Nah, karena pentingnya peran medsos bagi personal branding, maka tak dapat dipungkiri pastilah seorang wanita ingin selalu tampil cantik. 




So, apa aja sih yang perlu dilakukan agar kita dapat selalu tampil cantik? 


  • Merawat Diri 
Tidak dapat dipungkiri bahwa seorang wanita pasti perlu melakukan perawatan pada dirinya agar kebersihan diri dan kelembaban kulitnya terjaga. Terutama dibagian wajah. Sangat perlu untuk menggunakan skincare minimal sering membersihkan wajah dan memakai sunscreen. 
  • Istirahat Yang Cukup
Agar tetap terlihat segar perlu mengatur waktu istirahat agar tercukupi. Karena istirahat yang kurang membuat badan seringkali terasa lemas dan di area mata nampak tak sedap dipandang. 
  • Pola Makan dan Hidup Yang Sehat
Menjalani gaya hidup yang sehat juga dapat menunjang penampilan. Dimulai dari mengatur pola makan dengan porsi seimbang dan banyak mengonsumsi air putih. 
  • Mengenakan Outfit Yang Sesuai
Outfit atau busana yang dikenakan justru membawa andil yang besar dalam menunjang penampilan yang eye catching. Salah satu outfit syar'i yang sesuai untuk daerah tropis adalah Rosmala Syar'i

source: ig rosmalasyari

Kenapa Rosmala Syar'i?

  1. Sesuai syariat, yakni desain khimar yang panjang hingga menutup dada.
  2. Terbuat dari material pilihan yang nyaman sehingga nyaman ketika dipakai.
  3. Jahitan rapi, cutting pas, finishing pun oke.
  4. Detail gamis yang selalu dipikirkan dengan matang.
  5. Tersedia berbagai pilihan model dan warna.
  6. Produk lokal berkualitas.
  7. Harga terjangkau. 

Tentang Rosmala Syar'i

Rosmala Syar'i adalah sebuah brand yang digawangi oleh Ibu muda dari Bandung bernama Santi Rosmala. Ya, brand gamis #syaricasual yang dia bangun diambil dari namanya sendiri. 

Mulanya ia adalah seorang reseller produk fashion Bangkok, pada tahun 2008. Tahun 2010 hingga 2012 ia menjadi importir tunggal produk fashion China dan Hongkong. Kesemuanya dilakukan secara online. 


Hingga pada 2012 ia memberanikan diri memproduksi sendiri fashion miliknya yang sesuai dengan gayanya, yakni hijab casual. Saat itu masih dengan brand Rosmala. Dipasarkan secara offline melalui bazar dan pameran di mal-mal dalam dan luar kota bahkan hingga luar pulau. Cara ini dilakukan sampai tahun 2014. 

Hingga kemudian pada 2015 Mbak Santi Rosmala mantap berhijrah memproduksi gamis syar'i dengan brand Rosmala Syar'i. Tujuannya adalah membantu semakin banyak wanita muslimah menyempurnakan pakaiannya dalam berhijrah. Kali ini ia menggunakan strategi pemasaran secara online dengan menjaring reseller. 

source: ig rosmalasyari

Kiprahnya dalam dunia fashion tak diragukan lagi. Terbukti, belum lama Rosmala Syar'i berdiri, sudah didapuk untuk mengikuti Bandung Fashion Works 2019 pada Juli 2019 lalu. Saat ini sistem pemasaran Rosmala Syar'i sudah terintegrasi secara online melalui website dan akun sosial medianya.



Ohya, Rosmala Syar'i juga membuka peluang menjadi reseller, lho. Dibina dan beri ilmu strategi marketing juga, plus ada fee dan bonus yang menarik donk tentunya. Tertarik? Cek di sosial media Rosmala Syar'i, ya. 



Bimbingan bisnis oleh Santi Rosmala (Source: ig rosmalasyari)

Nah, meski mengenakan gamis syar'i tetap dapat tampil cantik dan elegan, kan? Dengan desain yang casual sehingga tetap nyaman dipakai sehari-hari. Menurut kamu gimana? 


Rosmala Syar'i 
Website: rosmalasyari.id





Di era digital sekarang ini kemajuan teknologi berkembang amat pesat. Segala akses ke penjuru dunia sudah ada dalam genggaman. Hanya dengan sekali sentuh, apa yang ingin kita cari sudah tampak di layar gawai.


pic by Yoestin

Begitupun dalam dunia jurnalisme. Dulu jurnalis harus datang ke TKP untuk meliput suatu acara maupun kejadian tertentu. Saat ini, liputan pun bisa dilakukan secara online hanya melalui gadget. 

Seperti pada hari ini, Sabtu 11 Januari 2020 Sekolah Tinggi Teknologi Bandung sedang menggelar acara Wisuda ke-14 yang dapat disaksikan secara live di akun instagram @sttbandung. Sayapun kebagian tugas meliputnya secara online. 


blogger bandung yang datang meliput langsung (pict by Erina)

Acara yang diselenggarakan di Harris Hotel dan Convention Hall Bandung ini diawali dengan tarian selamat datang yang ditampilkan oleh unit tari STT Bandung. Dilanjutkan dengan pembukaan rapat senat terbuka oleh ketua STT Bandung, Bapak Muchammad Naseer, S.Kom, M.T.  

Suasana menjadi semakin khidmat dengan lantunan lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta dan Mars Sekolah Tinggi Teknologi Bandung oleh unit paduan suara yang diikuti oleh semua hadirin. 

Selanjutnya Bapak Muchammad Naseer, S.Kom, M.T membacakan laporan mengenai prestasi para dosen dan pencapaian Sekolah Tinggi Teknologi Bandung selama beberapa waktu belakangan. 



Dilanjutkan dengan sambutan oleh Pembina Yayasan LPPIB Bapak Dr. Dadang Hermawan dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI Wil. IV). 

Kemudian inilah saatnya yang ditunggu-tunggu.  Yakni Bapak Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, M.B.A yang akan memaparkan mengenai "Peranan Generasi Muda dalam Penerapan Teknologi dan Inovasi di Era 4.0." 

Menurut beliau generasi milenial hendaknya terus menciptakan inovasi sesuai dengan perkembangan teknologi yang amat pesat ini. Motivasi yang beliau sampaikan terdengar teduh namun mengena untuk membakar semangat para wisudawan yang dilantik. 

Dengan kata lain, inovasi menghubungkan teknologi dengan kewirausahawan. Maka jangan takut menjadi pengusaha, asal dapat terus berinovasi kesuksesan pun dapat diraih. 


Tetap nyimak secara live (dok.pri)

Bahkan di era yang serba digital ini tidak menutup kemungkinan adanya kolaborasi. Kolaborasi ini bagian dari inovasi yang dengannya dapat memperluas jaringan dan dunia wirausaha semakin bertumbuh. 


Maka untuk menghadapi dunia luar yang amat luas pendidikan adalah kuncinya. Meningkatkan skill yang dimiliki, memiliki mentor serta berpikir kreatif dan terus melakukan inovasi agar dapat bersaing dan tidak tergerus zaman.    

Pada akhirnya, SDM yang unggul mutlak diperlukan untuk dapat mengembangkan kewirausahaan dengan teknologi yang ada. Dunia wirausaha yang terus berkembang adalah kunci pengembangan bangsa dan negara Indonesia. 



Sebagaimana yang dikutip dari pernyataan Eyang Habibie bahwa "Kalau bukan Anda yang membangun bangsa ini, siapa lagi?" 


Prosesi Wisuda


Pada wisuda ke XIV ini STTB mewisuda 209 wisudawan dengan rincian program studi yang diwisuda: 

  1. Teknik Industri 113 wisudawan
  2. Teknik Informatika 70 wisudawan
  3. Desain Komunikasi Visual 26 wisudawan 
Selamat dan sukses ya buat semua wisudawan yang dilantik kemarin. Semoga ilmunya bermanfaat bagi sesama.

wisudawan terbaik

Penghargaan Wisudawan dan Skripsi Terbaik

Program Studi Teknik Industri

  • Wisudawan terbaik TI: Dheyu Laksmi Wulandari, S.T
  • Skripsi terbaik TI: Virgiawan Chandra Bakti, S.T dengan judul 'Perancangan dan Pengembangan Hospital Transfer Bed dengan Pendekatan Karakuri'
  • Skripsi terbaik TI: Indra Rukmana, S.T dengan judul 'Optimasi Produksi Dyeing Finishing dengan Metode Integer Linear Programming'
  • Skripsi terbaik TI: Zaenal Uyun. S.T dengan judul 'Perbaikan Produk Meja Belajar Lipat Multifungsi Ergonomis Untuk Meningkatkan Motivasi dan Semangat Belajar Menggunakan Metode Kansei Engineering'  

Program Studi Teknik Informatika

  • Wisudawan terbaik TIF: Muhammad Rizal Mutaqin, S.Kom
  • Skripsi terbaik TIF: Deri Hermawan, S.Kom dengan judul 'Aplikasi 3D Virtual Reality Sebagai Media Bantu Terapi Acrophobia Berbasis Android'
  • Skripsi terbaik TIF: Regina Sukma Citra, S.Kom dengan judul 'Klasifikasi Ujaran Kebencian Dengan Metode Naive Bayes Classification di Sosial Media Facebook Berbasis Web' 
  • Skripsi terbaik TIF: Yasti Aisyah Primianjani, S.Kom dengan judul 'Rancang Bangun Sistem Pemutus Aliran Listrik KWH Meter Pascabayar Berbasis Web Menggunakan Mikrokontroler' 

Program Studi Desain Komunikasi Visual

  • Wisudawan terbaik DKV: Tiffani Zeta D, S.Ds 
  • Skripsi terbaik DKV: Andri Setiawan, S.Ds dengan judul 'Perancangan Aplikasi Rencana Anggaran Biaya Membangun Rumah'
  • Skripsi terbaik DKV: Bagus Arya Suseno, S.Ds dengan judul 'Perancangan Sistem Informasi Pelayanan Publik dan Peta Wilayah Rt.07 Rw.08 Baleendah Kab. Bandung'
  • Skripsi terbaik DKV: Luthfi Alfaritzi, S.Ds dengan judul 'Perancangan Boardgame Pengenalan Permainan Tradisional Jawa Barat Untuk Anak (usia 8-12 tahun) di Kota Bandung' 
Usai pemberian penghargaan kepada wisudawan terbaik dan skripsi terbaik dilanjutkan dengan penandatanganan MoU dengan mitra STTB. Pemaparan kesan dari wakil wisudawan menjadi urutan acara selanjutnya diikuti dengan pengucapan janji wisudawan. 


unit paduan suara

Tak lupa pula apresiasi dan puisi untuk orangtua yang dibacakan oleh pembawa acara dan seluruh wisudawan menambah rasa haru yang membuncah. Hingga acara ditutup dengan lagu Bagimu Negeri dan Syukur yang dinyanyikan oleh unit paduan suara beserta para hadirin. 

Serta pembacaan doa penutup oleh panitia. 

Di akhir, ada sesi ramah tamah dan hiburan oleh unit paduan suara dan unit kesenian angklung. 

Dengan berakhirnya acara maka berakhir pula event wisuda ini. Namun euforianya masih terasa seperti flashback ke memori tujuh tahun silam saat saya diwisuda sarjana. Hmm, rasa-rasanya jadi pengen lanjut sekolah dan wisuda lagi, deh. Semoga, ya. 

Salam sukses selalu, 


Temans..... 
Udah berapa lama kamu ngeblog? Selama berkarya menjadi seorang blogger, apa aja yang udah kamu capai? 

Sebagai seorang blogger, tentu ingin juga memiliki pencapaian-pencapaian yang memuaskan. Apalagi jika bisa menghasilkan. Betul nggak? 



Aku nih, baru setahunan ngeblog tapi belum punya pencapaian yang wah, menurutku. Meskipun begitu, alhamdulillah sudah bisa sampai di titik ini. Ya tidak dipungkiri terkadang ada juga rasa iri pengen seperti teman-teman blogger yang lain. Namun diriku juga sadar dirilah, jam terbangku belum seberapa jika dibandingkan mereka. So, nikmati saja prosesnya.

Perjalanan karir sebagai blogger


Tahun 2019 merupakan tahun dimana aku kembali menemukan jati diriku, kurasa. Jariku dapat kembali menari di atas tuts keyboard, merajut kata, mengurai makna, menumpahkan rasa, berbagi cerita.

September 2018 aku mulai men-TLD-kan blogku dengan nama domain ceritabunda.com. Nama itu kupilih karena aku yang introvert merasa tak pantas memakai namaku sendiri seperti blogger kebanyakan. Aku ingin memakai sebuah nama domain yang mudah diingat, dan menggambarkan isi blognya yang rencananya akan kuisi dengan materi seputar parenting dan family. 

Meski sudah TLD, tetap saja aku masih belum rajin mengisi blog. hiks. Mulai rajin mengisi blog sejak Maret 2019, ketika aku dapat job sponsored post pertama. Masya Allah, aku seperti ditimpuk oleh Allah. Ngisi blog masih belum rutin tiap bulan aja Allah tetap memberi rezeki melalui blog, gimana kalau makin rajin? Ya, pertama kali aku dapat penghasilan dari blog ya di bulan Maret 2019. Rasanya sungguh bahagia tak terkira saat dapat transferan itu. Alhamdulillah.

Namun, serajin-rajinnya diriku masih saja terhitung sebagai blogger malas karena dalam setahun ini hanya ada 39 postingan saja. Dengan rincian 12 artikel content placement, 9 artikel sponsored post, 2 artikel untuk lomba dan 16 artikel organik. Duh, masih dikit banget, ya. Hiks

My Achievement di tahun 2019

Alhamdulillah, apapun yang didapat patut disyukuri. Karena tak hanya materi, aku mendapatkan berbagai pengalaman berharga di sepanjang tahun ini. Makin intens dan aktif berkomunitas di dunia blogging, membuat jalinan silaturrahmi makin meluas. Insya Allah rezekipun mengalir.

Di tahun ini jujur aku bagai menemukan kembali duniaku. Beberapa kali mengikuti event, datang sebagai blogger yang meliput sungguh membuatku belajar banyak hal. Aku yang suka jalan-jalan, mengamati sekitar dan menulis merasa amat cocok dengan aktivitas ini. Ternyata begini ya menjadi seorang blogger. Karena itulah aku memutuskan fokus disini. 

Menjadi seorang blogger pun tak lepas dari peran sosial media. Yup, diriku mulai eksis lagi di dunia maya. Dan waw, dari sosial media pun bisa juga mendatangkan pundi-pundi rupiah. Dari berbagai job review produk hingga endorsement campaign tertentu. Alhamdulillah syukurku tak terhingga karena meski sudah tidak jualan online lagi aku tetap bisa berpenghasilan dari dunia blogging yang penuh warna ini. 

Resolusi Ngeblog ala aku di 2020

Aku sadar apa yang telah aku capai di 2019 ini masih belum seberapa jika dibandingkan dengan blogger lain. Karena itulah aku tak ingin membandingkannya. Bisa kebanting, cuy! hahaha



Aku hanya ingin membandingkan diriku yang dulu dengan diriku yang sekarang. Sekarang aku lebih happy menjalani hidup karena berbagai beban seolah lepas bersamaan dengan huruf-huruf yang aku tautkan. Aku lebih enjoy karena banyak menemukan hal-hal baru, dan terus belajar seputar dunia digital yang terus berkembang. 

Aku pun bisa berkarya bersama dengan anak-anakku, karena merekalah partner kerjaku. Yang pasti, aku bahagia karena dapat terus berkarya, mengaktualisasikan diri. 

Harapanku, di tahun 2020 mendatang aku akan lebih banyak
  • Membaca buku (sebulan minimal dua buku) dan mereviewnya
  • Rutin menulis artikel organik (sebulan minimal empat artikel / seminggu sekali)
  • Lebih banyak berkarya bersama anak-anak (dalam bentuk video dan diunggah ke yutub)
  • Rajin mengikuti lomba blog
  • Lebih dapat menerima diri sendiri agar lebih enjoy dalam mengurus keluarga dan pekerjaan

Semoga di tahun-tahun yang akan datang kualitas tulisan makin membaik seiring dengan kuantitas yang meningkat. 

Salam ngeblog,