Moms....

Pernahkah Mommy mendengar kalimat bahwa memberikan sugesti pada anak dapat mempengaruhi perilakunya? Ketika dia bermasalah, dengan memberikan sugesti positif, maka masalah tersebut dapat terselesaikan. Atau ketika kita ingin menanamkan sesuatu, lakukanlah dengan cara memberi sugesti. Dengan begitu anak akan melakukan apa yang kita mau. Benarkah demikian? 

Menjadi ibu adalah dambaan bagi setiap wanita. Namun terkadang ketika seorang wanita menikah dan memiliki anak, ia belum siap dalam artian belum membekali diri mereka dengan ilmu pengasuhan yang mumpuni. Maka seringkali anak pertama menjadi tempat belajar bagi para ibu muda ini, termasuk saya. Tak jarang pula terjadi kesalahan-kesalahan dalam pengasuhan yang berimbas pada sikap dan sifat yang menjadi karakter anak, terutama pada anak pertama 

Apa, sih, Sugesti Itu?

Ada banyak pakar hypnoterapi yang mengemukakan definisi mengenai sugesti ini dengan pandangan yang berbeda. Jadi apa bedanya sugesti dengan hypnoterapi ini? Pada prakteknya, ya sama saja. So, mari kita simpulkan bahwa sugesti itu merupakan pengaruh yang halus, hampir tidak terasa yang dialami seseorang tanpa ia sadari yang mana sumber pengaruhnya berasal dari orang lain. Akibatnya, akan timbul respon dari dalam diri seseorang itu tanpa disadari darimana sumber pengaruhnya. Dengan kata lain, pengaruh tersebut masuk ke alam bawah sadar seseorang. 

Berdasarkan definisi itu maka hypnoterapi yaitu terapi atau tindakan yang dilakukan untuk memberikan sugesti atau pengaruh pada diri seseorang.  

Pernahkah Mommy mendengar mengenai Hypnoparenting? Belakangan ini kita sering mendengar kata ini, kan? Bahkan saya pernah mendapatkan informasi adanya kulwa mengenai Hypnoparenting ini. 

Jadi, Hypnoparenting ini berasal dari dua kata yaitu hypnosis dan parenting. Maknanya, suatu metode yang dilakukan oleh orangtua terhadap anak-anaknya berkaitan dengan perkembangan dan pendidikan anak. 

Berarti, yang saya lakukan selama ini, yang saya tahu hanyalah saya memberikan sugesti kepada anak-anak agar dapat dikendalikan. Ternyata itu adalah bagian dari hypnoparenting. 

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Memberi Sugesti

Jika ingin menanamkan sesuatu pada anak-anak, lakukanlah dengan memberi sugesti positif. Misal, ingin supaya anak minum susu menggunakan gelas, tidak melalui dot lagi. Maka setiap hari masukkanlah sugesti positif kepadanya. 
Nak, kamu sudah besar, sudah tiga tahun, loh. Minum susunya pakai gelas, ya. Udah enggak pake dot lagi. Kan udah besar.
Coba saja lihat beberapa hari ke depan, ia akan dengan sukarela melepas dot-nya. Dengan catatan sugestinya dilakukan setiap hari di waktu yang tepat, ya. 

Kapan, sih, waktu yang tepat untuk memberikan sugesti positif kepada anak-anak ?


  • Saat menjelang tidur

Ketika kita menemani anak-anak tidur, kita bisa mengusap-usap kepalanya sembari memasukkan sugesti positif dengan suara yang lembut. Lakukan secara berulang terutama ketika si anak sudah riyip-riyip akan tidur. 
  • Saat akan bangun tidur 
Sebelum benar-benar bangun kan biasanya anak-anak ngulet atau menggerakkan badannya terlebih dahulu, mengerjapkan matanya, baru kemudian membuka mata secara sadar. Nah, sebelum dia benar-benar bangun kita masukkan lagi sugesti kita. 
  • Ketika sedang fokus akan sesuatu 
Otak anak berada pada gelombang alpha dan tetha ketika ia fokus pada sesuatu. Saat inilah kita masukkan sugesti positif ke alam bawah sadarnya. Ketika ia fokus menyusun puzzle, bermain Lego, mewarnai, dan sebagainya. 


Fungsi Sugesti Pada Anak 

Saya termasuk salah seorang ibu yang terbantu banget dengan metode sugesti atau Hypnoparenting ini. Saya pun lupa dulu awalnya tahu metode ini darimana. Yang saya ingat saat pertama kali melakukannya, ketika usia anak pertama saya belum genap sebulan.

Anak pertama saya lahir pada akhir bulan Sya'ban, di kota tempat saya merantau. Setiap libur lebaran kami selalu pulang ke kampung halaman. Saat itu, kami akan pulang ke Demak Jawa Tengah pada H-5 lebaran menggunakan bis. Usia bayi pertama kami masih 40 hari. Tentu banyak kekhawatiran dari keluarga mengingat hal ini. Namun, sejak beberapa hari sebelumnya saya selalu sounding ke bayi agar tidak rewel saat perjalanan pulkam nanti. Kita mau ke rumah mbah, adik enggak rewel ya di jalan, tetap sehat. 
Dan, it's works. So bayi benar-benar anteng dan enggak rewel saat di perjalanan. Padahal perjalanannya sungguh melelahkan dan cukup menguras emosi. Karena menghabiskan waktu 22jam dari yang normalnya hanya 10-12 jam. Masya Allah, macetnya luar biasa kala itu. 

So, sugesti positif ini amat membantu kita. Saya selalu melakukannya saat anak toilet training, menyapih, ketika akan bepergian bersama, saat akan meninggalkan anak-anak ke luar kota, dan lain-lain. 

Ketika saya akan mengikuti sebuah workshop kepenulisan di Jawa Timur selama hampir seminggu, saya udah sounding sejak dua minggu sebelumnya. Alhamdulillah anak-anak enggak rewel ketika ditinggal padahal biasanya enggak bisa lepas dari ketek emak. Ups. 

Jadi, Moms, udah mulai sounding untuk memberikan sugesti positif pada anak, belum? Share yuk kisahnya di kolom komentar. 



Hola, Moms.
Kali ini saya akan membahas mengenai peran transportasi umum bagi anak-anak. Kira-kira penting gak sih mengenalkan transportasi umum ini ke anak-anak? Apa saja yang mesti dikenalkan dan diedukasikan kepada mereka? Yuk, kita bahas satu-satu disini.

Moms, biasanya anak-anak berangkat dan pulang sekolah menggunakan kendaraan apa? Diantar dengan kendaraan roda dua, roda empat atau menggunakan fasilitas antar-jemput dari sekolah? Hal itu sah-sah aja yang penting nyaman dan aman bagi anak, betul? 

Tapi, Moms anak-anak butuh juga loh dikenalkan dengan alat transportasi umum yang ada di lingkungan tempat tinggal kita. Sesekali bisa juga ajak mereka berangkat dan pulang sekolah menggunakan transportasi umum. Tentu didampingi dengan orangtua atau pendamping yang lain, ya. Luangkanlah sedikit waktu untuk menemani mereka mencoba transportasi jenis ini. Toh enggak setiap hari juga, kan? 

Mengenalkan transportasi umum pada anak-anak dengan mengajak mereka menaikinya langsung banyak manfaatnya loh, Moms. 

  • Melatih Kesabaran 

Anak-anak akan belajar bersabar menunggu angkutan umum yang terkadang membutuhkan waktu yang lebih lama. Pun begitu jika ada aroma yang sedikit berbeda dibandingkan dengan saat naik kendaraan pribadi. Dan terlatih bersabar menghadapi situasi yang seringkali jauh dari bayangan yang nyaman.

  • Meningkatkan Kepekaan Sosial Anak

Dengan menaiki moda transportasi umum, anak-anak akan belajar lebih peka terhadap sekitar. Empatinya akan mulai terbangun melihat ragam manusia dengan berbagai karakternya. Dari yang baik hingga yang buruk. Anak-anak akan belajar lebih berhati-hati dalam menghadapi orang maupun situasi tertentu. 

  • Berolahraga

Seringkali ketika menggunakan transportasi kereta baik KRL maupun MRT, anak-anak akan berjalan kaki dari area luar stasiun hingga masuk ke dalam gerbong kereta. Begitupun ketika keluar dari kereta maupun ketika menyeberang jalan. So, anak-anak jadi bisa sekalian berolahraga kan, Moms. 

  • Menumbuhkan Keberanian  

Anak yang awalnya hanya bersama dengan orangtua atau pendamping, ketika menggunakan transportasi umum akan berinteraksi dengan banyak orang lain. Hal ini dapat menumbuhkan keberanian, loh Moms. 


Persiapan Awal Dalam Pengenalan

Tentunya, di atas semua itu, yang pertama harus dilakukan sebelum benar-benar mengajak anak menaiki transportasi umum adalah menyiapkan mentalnya. Dengan cara beberapa hari sebelumnya kita beritahukan dulu mengenai hal ini, ya semacam briefing lah. Selain itu kenalkan juga tempat pemberhentian dari tiap-tiap angkutan umum. Bisa melalui buku, internet, dan lain-lain. 

Ragam Jenis Alat Transportasi Umum


Kita tentunya sudah sama-sama tahu jenis transportasi umum yang dapat digunakan mengantar penumpang dari satu tempat ke tempat yang lain itu banyak. Terutama di sekitar jabodetabek ini. Berikut ini sedikit saya ulas mengenai beberapa transportasi umum dalam kota yang ada di jabodetabek. 

Angkutan Kota (Angkot)

angkot

Angkutan Kota atau yang biasa disebut angkot ini merupakan sebuah transportasi umum dengan rute yang sudah ditentukan. Jika bus memiliki tempat pemberhentian yakni halte, maka angkot ini bisa menaikkan dan menurunkan penumpang dimana saja. Asalkan di pinggir jalan, ya, bukan di tengah jalan.  Jenis kendaraan yang digunakan adalah minibus atau sejenis kijang. Kalau di Jakarta, angkutan kota ini terdiri dari beberapa jenis yaitu angkot, metromini, dan kopaja yang ditandai dengan nomor untuk membedakan setiap rute.  
metromini

kopaja


Transjakarta

bus transjakarta

Seringkali kita menyebut transjakarta ini dengan sebutan busway. Lah, padahal busway itu kan sebutan untuk jalur khusus untuk transjakarta. Tapi ya sudahlah yang penting bisa dipahami oleh semuanya. Transjakarta ini merupakan sistem transportasi Bus Rapid Transit pertama di Asia tenggara. Rute perjalanannya pun sudah ditentukan dan memiliki halte pemberhentian khusus di jalur busway. 

Kereta Rel Listrik (KRL)

Kereta Rel Listrik (KRL)

KRL atau sering juga disebut commuter line merupakan layanan kereta rel listrik komuter yang dioperasikan oleh PT Kereta Commuter Indonesia, anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia. Tarif menggunakan KRL terjangkau sekali, Moms. Umumnya, pembayaran menggunakan kartu khusus atau e-money yang sudah terintegrasi dengan sistem pembayaran elektronik lainnya. 


Moda Raya Terpadu (MRT)

MRT 

MRT ini merupakan sistem transportasi transit cepat menggunakan kereta rel listrik di Jakarta. Layanan ini baru diresmikan pada 24 Maret 2019 lalu dengan nama Ratangga. Dengan adanya moda transportasi ini semoga kemacetan di Jakarta bisa berkurang ya, Moms. 

Sebenarnya ada satu lagi, nih, Moms. yaitu LRT. Tapi masih direncanakan pembangunannya di Jakarta. KRL, MRT dan LRT kan sama-sama berbasis kereta listrik, ya. Lantas, apa sih perbedaan dari ketiganya? 

sumber: detikfinance
Nah, Moms sudah ada gambaran kapan waktu yang tepat untuk mengenalkan transportasi umum ini kepada anak-anak? Yang kita bahas disini moda transportasi umum untuk dalam kota saja, ya, Moms. Untuk yang keluar kota? Tentu ada bus, kereta api maupun pesawat terbang. Next akan diulas di lain kesempatan, ya. 


  
  




Sumber referensi:
wikipedia
detikfinance
tempo.id

  



Selamat menyongsong April yang ceria, ya, Moms. 
Tidak terasa, ya sudah berganti bulan lagi. Hari begitu cepat berlalu.

Sabtu kemarin, tanggal 30 Maret 2019 Adik saya satu-satunya telah resmi jadi istri orang. Alhamdulillah, Bahagia rasanya bisa mendampingi hari bahagianya.
Diriku dengan Adikku. Mirip, gak? Hihihii 

Namun, disaat yang sama, hati ini juga sedih, karena merindukan sosok ibu.

Hanya ini foto almh. Ibu Sriyati yang masih tersisa. Hiks. 

Wajar donk, saya yang tinggal terpisah oleh laut Jawa dengan kedua kakak laki-laki saya rindu ingin berjumpa. Namun ternyata Allah belum berkehendak. Karena mereka yang awalnya berencana akan datang, batal karena kerjaan yang tidak bisa ditinggal. Hiks. Batal ketemuan euy.

Saya pun pulang ke rumah dalam keadaan pedih. Semakin kuat rasa rindu ini pada almarhumah ibu.

Dan ya, saya ingat tahun lalu menuliskan puisi tentang ibu di buku Rindu & Cinta, sebuah karya bersama komunitas Lakshmi Catha.

Komunitas ini terdiri dari sekumpulan perempuan yang ingin terus berkarya. Lakshmi Catha adalah wujud resptesentatif kami, bersama mbak Dian Ika Pramayanti, sang founder. Sayangnya, karena kesibukan masing-masing Lakshmi Catha belum menelurkan karya lagi. Hiks.

Ohya, berhubung saya lagi merindukan sosok ibu, saya baca ulang dan tuliskan disini, ya.

Merindu Ibu


Sosok itu, 
Selalu mendekapku erat
Kala diri ketakutan 

Sosok itu, 
Senantiasa memelukku hangat
Kala tubuh menggigil

Sosok itu, 
Selalu menyunggingkan senyum 
Meski dunia menghina

Sosok itu pula, 
Yang selalu menguatkanku
Kala aku rapuh 
Luruh

Kini, 
Saat aku mampu tegar berdiri 
Ia tak lagi di sisi

Aku merindukanmu, Bu
Sungguh sangat merindu
Entah bagaimana kan beradu 
Rindu ini begitu membelenggu 

Pondok Petir, 1 Februari 2018

Fyuh, rindu ini begitu menyesak menyesap meresap dalam pori-pori tubuhku. Lebay deh


Meski ibu telah lama pergi, namun saya sangat bersyukur karena Allah mengaruniakan seorang ibu mertua yang amat baik, lembut, penyayang bagaikan ibu kandung. Masya Allah, sungguh Allah Maha Adil.

Selain puisi di atas, saya juga menuliskan puisi lain tentang ibu. Kali ini untuk ibu saya yang masih ada, yakni ibu mertua. Yang hingga kini terus setia mengiringi kami dengan doanya.

Begitu Berharga 


Mencintaimu begitu berharga
Mengunjungimu tiap waktu
Mencium panggung tanganmu 
Mengusap lembut jari kakimu 

Mencintaimu begitu berharga 
Menyeruput teh bersama 
Bercengkerama penuh makna
Meniti jalan setapak berdua 
Merajut Asa

Mencintaimu begitu berharga 
Meski raga tak lagi meraba 
Tangan tak jua berjabat
Langkah kaki tak pula menapak
Hanya doa yang mampu terucap

Memelukmu dalam doa
Mengasihimu dalam pengharapan
Menyayangimu dalam asa

Persembahan yang hakiki
Penuh harap pada Illahi Rabbi
Engkau dekat di sisi

Karena mencintaimu begitu berharga

Pondok Petir, 08 Februari 2018




Ada juga puisi untuk sosok bapak bagi saya. Akan ditulis di next post, ya.

Semoga dapat mewakili perasaan ini, menghapus lara, mengobati rindu.


Bagaimana kisah Mommy sekalian dengan ibu dan juga Ayah? Mereka memanglah sosok inspiratif bagi kita anak-anaknya. Inspirasi tiada henti datang dari mereka. Ada yang sama kayak saya?




  

Hola Moms, 
Pernahkah Moms galau akan sesuatu dalam diri ananda kita? 
Mungkin kegalauan akan tempatnya menuntut ilmu ataupun galau karena proses belajar ananda yang tak seperti biasanya. 

Saya bertanya karena sedang mengalaminya. Anak sulung saya belum sekolah, nih. Masih galau mau sekolah dimana. 
Pun begitu, dianya juga masih ragu antara belajar di sekolah atau di rumah aja? 
Sebab, awalnya kami berencana untuk homeschooling. Tapi, beberapa waktu lalu si sulung sempat minta sekolah. Sekarang giliran emaknya puyeng nyariin sekolah yang bagus dan tepat buat dia. 


Belajar Dengan Mengeksplor Sekitar


Tapi nih, ya Moms. Sebenarnya meskipun dua anak saya belum belajar secara formal di sekolah, namun hampir setiap hari dia sudah belajar di rumah, loh. Mereka banyak belajar dari buku-buku yang saya dan suami bacakan setiap harinya. Selain itu, kami juga sering keluar rumah sekedar jalan-jalan mengamati pohon, tumbuhan, maupun burung yang terbang. 


Eksplor sekitar dengan berjalan kaki

Adakalanya juga beberapa kali dalam kurun waktu tertentu, kami bepergian ke fasilitas publik. Seperti perpustakaan, kentor pos sekalian mengirim barang, bandara, pengajian umum, dan lain sebagainya. Sengaja saya mengajak mereka ke tempat-tempat itu agar bisa belajar dan mengamati secara langsung. 

Apa enggak repot mengajak dua anak ke area fasilitas publik itu? Enggak, kok. Justru mereka enjoy dan happy loh. Ya, saya merasa ini karena kebiasaan saya memberikan sugesti positif setiap akan bepergian ataupun melakukan suatu hal yang baru. Mengenai sugesti ini nanti kita bahas di lain kesempatan, ya. 


Di ruang tunggu bandara, tetap sambil berkegiatan: mewarnai

Anakku Kenapa Ya?


Sebetulnya saya galau abis, nih, Moms. Pasalnya, meski kedua anak saya dapat selalu belajar setiap harinya tapi mereka tidak pernah 'benar-benar' belajar. Yang saya maksud disini, mereka belum pernah duduk diam dalam jangka waktu yang lama hanya untuk belajar. Belajar yang saya maksud disini mereka belajar membaca, menulis, berhitung atau apapun. 


Si Sulung belajar pra menulis

Contohnya anak saya yang sulung. Usianya genap 6 tahun bulan Juni yang akan datang. Ia sangat aktif bergerak, suka sekali melompat dan memanjat. Apalagi semenjak melihat pertandingan panjat tebing saat Asian Games lalu, ia jadi sangat suka memanjat tembok dan pagar. Nah, kebalikan saat ia tengah belajar. Ketika belajar mewarnai, amat jarang ia mampu menyelesaikan mewarnai satu halaman gambar. Seringkali baru setengah gambar ia sudah bosan dan meninggalkan pekerjaannya. Ketika belajar menulis pun demikian, jarang sekali ia bisa menyelesaikan menulis satu halaman sesuai yang diinstruksikan. 

Saya jadi berpikir, apa yang terjadi pada si sulung? Apakah ini normal untuk anak seusianya? Ohya, sedikit berbeda ketika ia belajar berhitung dan dibacakan buku. Ia akan betah berlama-lama setiap dibacakan buku cerita dan belajar berhitung. Seringkali ia meminta saya membuat banyak soal penjumlahan dan pengurangan untuk dikerjakan olehnya. 

Jadi, bagaimana seharusnya metode yang saya terapkan untuk si sulung ini? Saya masih meraba-raba banget, ini. Untuk memasukkannya ke sekolah pun sebenarnya saya masih ragu. Mengingat dirinya yang tak selalu betah duduk berlama-lama untuk belajar. Khawatir nantinya ia akan dicap buruk karena tak bisa diam. Hufth, dilema deh. 


Setiap Anak Itu Unik Dengan Kecerdasan yang Dimilikinya


Saya meyakini bahwa setiap anak itu unik dan memiliki kecerdasannya masing-masing. Namun dengan kondisi anak saya yang seperti itu, saya masih meraba nih, sebenarnya kecerdasan apa yang anak saya miliki? Apakah ia memiliki kecerdasan fisik karena sangat aktif bergerak ataukah kecerdasan logis karena suka berhitung? Atau keduanya? 

Karena kegalauan saya tak kunjung berakhir maka saya mencoba mencari solusi dengan berselancar di dunia maya. Siapa tahu ada yang bisa membantu saya untuk mengenali potensi apa yang dimiliki oleh anak saya. Eh, ketemulah dengan cuitan di twitter mengenai #TesKognitifAJT. Nah, apaan nih? Tes Kognitif, samakah dengan tes IQ pada umumnya? 

Setelah saya telusuri di www.melintascakrawala.id ternyata tes kognitif ini berbeda dengan tes IQ pada umumnya. Jika tes IQ hanya mengacu pada hasil berupa angka atau rating saja, maka tes kognitif atau yang biasa disebut AJT CogTest ini memberikan hasil yang komprehensif dari 8 bidang kecerdasan anak. Tes ini mengukur kekuatan dan kelemahan kognitif anak dengan akurat, andal, tervalidasi dan lengkap. Maka wawasan ini memungkinkan orangtua maupun pendidik menggunakan strategi yang paling efektif untuk anak, sehingga dapat meningkatkan kemampuan belajar anak. 

Saya jadi semakin yakin untuk mencoba tes kognitif ini untuk mengetahui sisi unik dalam metode pembelajaran yang tepat dan efektif diterapkan pada anak saya. Karena AJT CogTest ini memberikan informasi yang jelas bagaimana anak memperoleh pengetahuan lalu memproses pengetahuan yang dimiliki. Ketika saya sebagai orangtua sekaligus pendidik telah mampu mengenali kelebihan dan kekurangan anak dalam hal proses belajar, tentu kita akan lebih mudah menentukan metode yang tepat dan cocok untuk anak kita. Betul?

Karena itulah, AJT CogTest yang diselenggarakan oleh PT MCI (Melintas Cakrawala Indonesia) ini cocok juga digunakan oleh seorang guru untuk mengetahui sisi unik dari masing-masing siswanya di sekolah. Sebab pada dasarnya guru tidak dapat menyamaratakan perlakuan pada semua siswa. Seyogyanya guru maupun orangtua memberikan perhatian yang sama dengan pendekatan yang berbeda pada tiap anak didiknya. Setuju? 


Mengapa Harus Tes Kognitif  

Kenapa aspek kognitifnya yang harus dites? 
Karena segala upaya yang menyangkut aktivitas otak termasuk dalam ranah kognitif. Termasuk diantaranya pengetahuan atau ingatan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan penilaian atau evaluasi. Hasil pemeriksaan dalam keenam aspek ini dapat membantu orangtua maupun guru dalam mengenali anak sehingga dapat menyesuaikan segala sesuatu berdasarkan kebutuhan anak. 


Mengenai AJT CogTest


#AJTCogTest ini dirancang khusus untuk anak usia 5-18 tahun dan sudah terstandarisasi sesuai dengan karakteristik bahasa dan budaya Indonesia. Tes ini dikembangkan berdasarkan teori kecerdasan termutakhir, yaitu teori Cattel-Horn-Carrol (CHC Theory). 

AJT CogTest ini merupakan hasil dari penelitian yang telah dilakukan selama lebih dari empat tahun terhadap hampir 5000 siswa dari 6 provinsi di Pulau Jawa. Bekerjasama dengan Fakultas Psikologi UGM, dan Kevin McGrow sebagai konsultan proyek, ahli dari Teori CHC, dan Co-Author dari Woodcock-Johnson III & IV. Plus, AJT CogTest telah diuji coba di 10 sekolah terkemuka di jabodetabek. 

AJT CogTest dilakukan oleh psikolog yang sudah mengikuti pelatihan dan disertifikasi oleh PT MCI. Hasil dari AJT CogTest dikirimkan berupa softcopy melalui surat elektronik (email) dalam waktu tujuh sampai empat belas hari setelah tes dilakukan. 

Nah, Moms sudah tahu kan kenapa kita sebagai orangtua sebaiknya perlu memahami potensi kelebihan maupun kekurangan anak kita? Tak lain dan tak bukan adalah untuk memberikan proses belajar yang baik untuk mereka sehingga hasil yang diperoleh pun dapat lebih optimal. Maka dari itu, #YukKenaliAnakKita

Ketika suatu hari saya jalan-jalan di instagram, saya melihat postingan akun @melintascakrawalaid. Banyak banget quotes maupun ilmu baru yang saya dapat dari feed instagramnya. Kalau Moms ingin melakukan AJT CogTest untuk anak Moms juga bisa mendaftar melalui DM IG-nya atau langsung chat ke whatsapp 087883258354, ya. Jangan khawatir dengan biayanya, Moms karena cukup terjangkau, kok. 

Semoga setelah melakukan tes kognitif ini kita, khususnya saya dapat lebih bijak dalam mendampingi proses belajar ananda di rumah. Perlu banget nih untuk si Sulung. Kalau adik mah belum perlu karena masih balita, belum genap 4 tahun pula. Masih suka eksplor sana-sini. hihihi 

Sekian dulu ya, Moms coretan saya mengenai kegalauan saya yang akhirnya sudah mendapatkan jawaban. Uhuy. Semoga cerita saya ini bisa bermanfaat juga buat Moms semua. 


















Perpustakaan adalah TEMAN AKRAB yang memberi pengetahuan. Kalau ada tempat yang paling membuat betah setelah MASJID itulah dia PERPUSTAKAAN. - Ahmad Heryawan  
Hola, Moms.
Seringkali kita mendengar istilah literasi. Apa, sih maksudnya? 
Literasi adalah segala kegiatan yang berkaitan dengan kemampuan membaca, menulis, dan berinteraksi seseorang. Pengertian ini disarikan dari beberapa sumber, ya. 

Nah, untuk menunjang kegiatan literasi tersebut lumrahnya kita akan berkunjung ke tempat-tempat yang berhubungan dengan buku, salah satunya adalah perpustakaan. Betul? 

Saya, sebagai seorang ibu yang menerapkan home education juga amat memperhatikan hal ini. Kak Shofa dan Adik Haidar yang biasanya belajar di rumah atau dimana saja, akan ada waktunya dimana mereka akan berkunjung ke perpustakaan. Awalnya sih saya menjadwalkannya sebulan sekali, namun karena kendala jarak yang cukup jauh, jadi saat ini kunjungan ke perpustakaan belum bisa rutin. Namun begitu, kegiatan ini amat dinanti oleh kedua bocil ini, lho. 

Always hepi tiap diajak kesini

Ruang Baca Anak 

Inilah tempat favorit anak-anak. Ruang baca khusus untuk anak-anak yang berisi
puluhan buku bacaan anak dan majalah anak. Dilengkapi pula dengan aneka mainan dari kayu yang dapat membantu stimulus tumbuh kembang ananda. Ruang baca anak ini terletak di lantai dua, ya.


 

Selain ragam mainan dari kayu, tersedia juga banyak buku bacaan dan majalah anak-anak. Bahkan, ada majalah legendaris favorit saya sejak dulu, Bobo. Senang banget, deh. Bisa bacain anak-anak sembari bernostalgia donk dengan Oki, Nirmala, Paman Husin, Asta, pun ada majalah Donal Bebek juga. Perpustakaan ini makin lengkap fasilitas untuk anak setelah beberapa bulan saya enggak berkunjung kesini.


Kalau lagi berkunjung kesini, jangan harap saya bisa duduk manis membaca buku atau memilih buku-buku yang saya perlukan untuk dibawa pulang. Karena Kak Shofa dan Adik Haidar pasti akan selalu minta ditemani bermain dan minta dibacakan banyak buku. Tak jarang masing-masing mengambil beberapa buku dan menumpuknya di atas meja untuk menunggu giliran dibacakan. Masya Allah, antara senang dan sedih. Senang karena mereka suka buku, sedihnya karena terkadang saya ngos-ngosan bacainnya. Kudu siapin air minum dan camilan yang banyak, deh. hahahaha.

Baca juga: Efektivitas Homeschooling

Ruang Baca Umum 

Pertama kali saya menginjakkan kaki di perpustakaan ini tuh sekitar november 2017. Saat saya pertama kali mengikuti training online menulis cerita anak. Saya sengaja kesini untuk mencari referensi. Saya ajak anak-anak kesini karena memang mereka akan ikut kemanapun saya pergi. Tak disangka, ternyata perpustakaannya nyaman banget dan ada ruang baca khusus anak. Ruang baca umum juga di lantai dua, ya. Tidak jauh dari ruang baca anak. 




Untuk bisa meminjam buku untuk dibaca di rumah, pengunjung harus membuat kartu anggota dulu. Membuat kartunya mudah banget dan cepat jadi. Pengunjung hanya perlu mengisi data yang dibutuhkan, dibawa ke ruang khusus untuk foto, menunggu sekitar 5-10 menit, dan taraa kartu anggota sudah jadi. Ohya, batas waktu peminjaman buku maksimal tujuh hari, ya. 

Masa berlaku kartu selama lima tahun

Setelah selesai membaca, buku-buku yang telah dikeluarkan dari rak dimasukkan dalam box khusus. Agar nanti petugas perpustakaan mudah untuk mengembalikannya ke rak sesuai nomor bukunya. Ketika saya berkunjung kemarin banyak anak-anak magang disini. Selain itu juga sedang ada kunjungan dari sekolah SD sehingga cukup ramai. 

 

Playground 

Puas membaca dan bermain di lantai dua, saatnya kita makan siang. Sudah jadi kebiasaan nih, setiap saya dan anak-anak kesini kami selalu membawa bekal nasi dan lauk untuk makan. Ini berdasarkan pengalaman saya ketika kuliah dulu, setiap cari referensi di perpus dan lama, itu perut kenapa bawaannya lapar mulu, yak. Maka saya selalu bawa bekal, terkadang ditambah camilan juga. 

Nah, karena di dalam ruang baca enggak boleh makan, maka kami makannya di lantai satu, tepatnya di playground. Karena playground ini letaknya di ruang terbuka, jadi kami bebas makan dan minum disini. Sebenarnya ada kantin, sih di belakang gedung, katanya. Tapi kami belum pernah kesana. Biasanya setelah kenyang makan dan puas bermain, kami akan naik lagi dan baca lagi. Jika ingin melaksanakan shalat, disini ada mushola atau ruang shalat di lantai dua, samping ruang baca anak. So, aman donk! Kebutuhan jasmani dan rohani tercukupi, pikir pun tak terganggu. Asiikk.




Ohya, perpustakaan ini buka setiap hari, loh. Dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 17.00 sore. Khusus hari sabtu tutup pukul 19.30 malam. Yuk, berkunjung ke perpustakaan! 

Simak juga videonya disini: 






Alamat: 


Perpustakaan Umum Kota Depok 

Jalan Margonda Raya No.54 Depok 16431 

(Gedung pertama dalam lingkup kawasan Kantor Walikota Depok) 

www.kap.depok.go.id 






Moms, sudah pernah ke tanah suci, belum?

Saya belum pernah menginjakkan kaki di tanah yang suci tempat dimana baitullah berada. Namun, setiap kali di tempat saya tinggal saat ini diselenggarakan kegiatan manasik haji dan umroh, hati rasanya bergetar. Tak jarang bulir bening  pun jatuh membasahi pipi. Ah, rindu sekali. Hanya melihat calon jamaah umroh latihan thawaf mengelilingi miniatur ka'bah saja membuat saya terhanyut dalam rasa haru. Semoga Allah berkenan memanggil kita semua beribadah di Baitullah nan suci. Aamiin.

Tentu bukan suatu kebetulan ketika hari jumat kemarin, saya mendapat sebuah undangan launching Al-Qur'an Haji dan Umroh dari Syaamil Qur'an. Bahagia banget, donk bisa hadir dalam acara yang diselenggarakan di Panggung Utama IBF 2019 JCC Senayan Jakarta pada tanggal 02 Maret 2019 kemarin. Semoga ini bisa menjadi langkah awal bagi saya, dan Moms tentunya untuk bisa selangkah lebih dekat menuju Baitullah.


Tentang Syaamil Qur'an 

Kenapa saya mau jauh-jauh datang ke IBF hanya untuk menyaksikan peluncuran Al-Qur'an Haji dan Umroh ini? Karena sejak dulu saya udah terpikat dengan Syaamil Qur'an. Selain kualitasnya yang sudah tak diragukan lagi, desain Al-Qur'annya pun beragam. Dari Al-Qur'an untuk wanita, AL-Qur'an Tikrar untuk hafalan, Al-Qur'an Tulis, Al-Qur'an Terjemah Per Kata untuk lebih memahami makna AL-Qur'an, My First Qur'an untuk anak-anak hingga yang terbaru adalah Al-Qur'an Haji dan Umroh ini. 

Kita lihat dulu sekilas mengenai penerbitnya ya, Moms. Syaamil Qur'an merupakan sebuah brand dari penerbit Sygma Creative Media Corp yang khusus mencetak dan menerbitkan AL-Qur'an. PT Sygma Examedia Arkanleema ini berdiri dengan akta pendirian nomor.10 tanggal 14 Januari 2008 di notaris Irma Rahcmawati, SH. Selain Al-Qur'an, Sygma juga menerbitkan buku-buku islami dan umum, loh. Baik untuk anak-anak maupun dewasa. 

Syaamil Qur'an sendiri sebagai sebuah brand khusus AL-Qur'an mempunyai tagline Memudahkan dan Menyenangkan. Maksudnya ialah Al-Qur'an keluaran Syaamil Qur'an membantu memudahkan masyarakat dalam membaca dan mempelajari Al-Qur'an dengan cara yang menyenangkan. 

Inilah poin-poin menyenangkan yang dimiliki oleh Syaamil Qur'an: 

  • Desain cover yang unik, enak dilihat dan berkualitas. 
  • Layout yang nyaman sesuai segmentasinya. 
  • Pengemasan yang bervariatif. Misalnya dalam bentuk DVD, atau dilengkapi e-pen, aplikasi android maupun yang lain.

source: syaamilquran.com

Selain kualitas produk yang unggul, Sygma juga mempunyai nilai lebih dalam prinsip Qur'ani yang diterapkan di dalam perusahaan. Yaitu karyawan diwajibkan mengikuti kelompok tahsin atau tahfidz, disediakan waktu khusus untuk shalat dhuha dan tilawah al-Qur'an sebelum memulai aktivitas bekerja, serta pengajian bulanan. Dan ini sudah masuk SOP di internal perusahaan yang berkantor pusat di Bandung ini, loh. Masya Allah.


Launching Al-Qur'an Haji dan Umroh 

Nah, balik lagi ke acara launching Al-Qur'an Haji dan Umrohnya, ya. Acara dimulai pada pukul 14.30 wib dengan peluncuran Al-Qur'an Haji dan Umroh secara simbolik oleh Bapak Syamsu Arramli selaku General Manager Sygma Innovation dan Ust. Andre Raditya selaku Inisiator Patungan Sedekah Umroh. 

Selanjutnya Bapak Syamsu menjelaskan beberapa kelebihan dari Al-Qur'an Haji dan Umroh ini, diantaranya: 

  • Cover Eksklusif. Desain covernya elegan dengan nuansa khas Nabawi
  • Kertas Qur'an Premium. Menggunakan kertas khusus yaitu Qur'an paper premium yang sudah bersertifikat halal MUI
  • Layout dan Pewarnaan Elegan. Desain warna yang elegan dan layout yang rapi menampilkan kesan mewah
  • Sisipan Panduan Haji dan Umroh. Selain terjemah ayat, juga dilengkapi dengan konten panduan ibadah haji dan umroh. 
  • Ayat dan Hadits Tentang Haji dan Umroh. Dilengkapi pula dengan ayat-ayat dan hadits mengenai haji dan umroh di badan halaman.
  • QR Code Wawasan Islam. AL-Qur'an ini dilengkapi dengan aplikasi QR Scanner Qur'an Haji dan Umroh yang dapat diunduh di playstore. Konten di dalamnya berupa video dan gambar yang semakin memperkaya wawasan keislaman Moms sekalian.  



Sesi berikutnya dilanjutkan oleh Ust. Andre Raditya yang berbicara mengenai keutamaan Membaca Al-Qur'an. Beliau bercerita, jauh sebelum menginisiasi program patungan sedekah umroh ini beliau bertemu dengan seorang bapak tukang parkir. Keistimewaan dari seorang tukang parkir ini adalah beliau selalu membaca AL-Qur'an di sela pekerjaannya, minimal dua juz sehari. Dan itu sudah dilakukan sejak tahun 2016. 



Suatu hari Ust. Andre menuliskan cerita beliau di medsosnya, dan menggalang dana untuk memberangkatkan umroh. Tak disangka, selang beberapa waktu terkumpul dana puluhan juta. Singkat cerita, Si Tukang Parkir ini berangkat umroh bersama istrinya gratis, mendapat fasilitas hotel bintang lima, plus uang saku yang berlebih. 

Di luar dugaan pula, bantuan dana terus mengalir sehingga tercetuslah ide untuk membentuk suatu gerakan patungan sedekah umroh ini. 

Bagaimana Moms, setelah membaca kisah Si Tukang Parkir yang mendapat rezeki beribadah ke tanah suci secara gratis? Apa amalan beliau sehingga Allah memberikan rezekiNYA yang begitu besar? Membaca Al-Qur'an. Ya, coba kita tengok firman Allah surat Faathir ayat 29-30 yang artinya: 
"Sesungguhnya, orang-orang yang selalu membaca kitab Allah (al-Qur'an) dan melaksanakan shalat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi, agar Allah menyempurnakan pahalanya kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha pengampun, Maha Mensyukuri."  
Si Tukang Parkir tadi selalu membaca Al-Qur'an, ia berdagang kepada Allah sehingga tak pernah rugi. Bahkan ia mendapatkan rezeki berlimpah bisa beribadah ke tanah suci. Masya Allah.

Tiga kunci kesuksesan dalam hidup ialah:

  • Membaca Al-Qur'an
  • Melaksanakan Shalat
  • Infak dan Sedekah
Kunci yang utama adalah membaca Al-Qur'an. Maka perbanyaklah membaca Al-Qur'an niscaya Allah mudahkan segala urusan. Karena sesungguhnya ibadah haji dan umroh bukan perkara mampu atau tidak mampu melainkan mau atau tidak mau. 

Kenapa Pilih Al-Qur'an dari Syaamil Qur'an?

Because The Only One 
Syaamil Qur'an merupakan satu-satunya penerbit Al-Qur'an yang memiliki fasilitas percetakan sendiri dan mengintegrasikan proses percetakan AL-Qur'an sesuai adab disertai dengan program ke-Qur'an-an bagi umat, dalam bentuk Wisata Qur'an, Gerakan #AyoNgajiTiapHari, Wakaf 1 juta Qur'an, dan Program Umroh Gratis Untuk Para Penghafal Al-Qur'an. 

The Best On 3 Syaamil Qur'an
  • Penggunaan bahan baku kertas AL-Qur'an yang telah tersertifikasi HALAL MUI sehingga terjaga kesuciannya
  • Proses yang sangat memperhatikan adab-adab dalam memuliakan mushaf al-Qur'an dari mulai pengembangan isi, proses percetakan hingga tahap akhirnya
  • Jaminan Tashih Kementrian Agama Republik Indonesia, Kementrian Dalam Negeri Malaysia, dan Pusat Dakwah Islam Brunei Darussalam untuk mushaf yang diterbitkan dengan layanan distribusi seluruh Indonesia dan Asia Tenggara. 

 

Dok.pribadi


Ohya, saya hampir lupa. Al-Qur'an Haji dan Umroh ini bisa dipesan melalui www.quranhajiumrah.com ya. Bagi agen travel umroh juga bisa memesannya secara custom jika ingin menampilkan logo travel di dalam Al-Qur'annya. Eksklusif, lho

Spesifikasi Al-Qur'an Haji dan Umroh:
Cover: Hardcover 
Ukuran: 17,2 x 24,1 cm
Jumlah Halaman: 648 hal.
Bahan Isi: QPP 50 gram

Insya Allah, dengan adanya Al-Qur'an Haji dan Umroh ini ibadah kita di tanah suci menjadi lebih bermakna, ya, Moms


Salam hangat,

Qoty Intan Zulnida